• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kapolres Sanggau Hadiri Rakor Camat 2025, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

    Rabu, 16 Juli 2025, Juli 16, 2025 WIB Last Updated 2025-07-16T04:18:53Z
    masukkan script iklan disini




    Sanggau, Polda Kalbar - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional menuju visi Indonesia Emas Tahun 2045, Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat Tahun 2025 dengan tema “Mewujudkan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, Selasa (15/7/2025).


    Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Ruang Babai Cinga, Lantai 2 Kantor Bupati Sanggau, dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Sanggau, AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si.


    Rakor ini dibuka langsung oleh Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Alian, S.ST, perwakilan BIN Daerah (Binda), para Camat se-Kabupaten Sanggau, Kapolsek jajaran, serta para pengurus Apdesi dan Koordinator Balai Penyuluh Pertanian.


    Dalam sambutannya, Bupati Yohanes Ontot menekankan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Sanggau. Menurutnya, program swasembada pangan, khususnya jagung, merupakan bagian dari upaya nyata Pemerintah Pusat dan Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mengurangi ketergantungan pada impor pangan.


    “Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung program swasembada ini, mulai dari penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), program tanam serentak, hingga kerja sama lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Bupati.


    Sementara itu, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si dalam pernyataannya menegaskan bahwa jajaran Polres Sanggau siap mendukung penuh seluruh kebijakan dan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.


    “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, namun juga harus berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pangan,” tegasnya.


    Kapolres Sanggau menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek jajaran untuk aktif membangun komunikasi dengan Camat, Kepala Desa, dan penyuluh pertanian guna mengawal program penanaman jagung serentak di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat adalah kunci suksesnya program tersebut.


    “Polsek dan Bhabinkamtibmas di lapangan harus mampu menjadi fasilitator antara pemerintah dan petani. Kita ingin memastikan bahwa seluruh proses produksi pangan berjalan lancar, aman, dan sesuai target,” ungkap AKBP Sudarsono.


    Wakil Bupati Susana Herpena turut menyampaikan bahwa Pemkab Sanggau akan terus memperkuat peran penyuluh pertanian, karena mereka adalah ujung tombak dalam mengedukasi dan mendampingi petani.


    “Penyuluh harus menjadi agen perubahan. Kami mendorong agar setiap kecamatan mampu mengembangkan inovasi pertanian berbasis potensi lokal,” katanya.


    Kesepakatan bersama yang tercapai dalam forum Rakor ini menjadi komitmen kolektif antarinstansi untuk mendukung Indonesia menuju swasembada pangan berkelanjutan. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, BINDA, Camat, hingga asosiasi desa, menyatakan siap berkontribusi sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing.


    Kepala DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, Alian, S.ST, menyebutkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif para kepala desa dan aparat desa. Oleh karena itu, pelibatan Apdesi dan perangkat desa menjadi salah satu strategi utama.


    Dalam penutupannya, Bupati Yohanes Ontot secara simbolis membuka Rakor Camat Tahun 2025, seraya mengajak seluruh elemen yang hadir untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal menuju kemandirian pangan lokal dan kontribusi nyata bagi Indonesia Emas 2045.


    Selama kegiatan berlangsung, suasana rapat berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Para peserta tampak antusias memberikan masukan dan membangun sinergi lintas sektoral untuk menyukseskan program swasembada pangan yang telah dirancang secara matang.


    Dengan semangat kolaboratif dan komitmen yang kuat, Kabupaten Sanggau diharapkan menjadi percontohan nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan berbasis daerah. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa dan wilayah, melalui kerja nyata dan sinergi bersama. (Red/Danil.A

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e