Jambi, ungkapfakta.info-
Aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi berakhir ricuh,
Sejak siang, massa memadati kawasan Telanaipura menuntut wakil rakyat menemui mereka.
Namun hingga sore, tak satu pun anggota dewan keluar, membuat situasi semakin tegang.
Sekitar pukul 15.30 WIB, massa yang berorasi di depan gedung merangsek ke pagar utama.
Aparat kepolisian yang berjaga sempat membentuk barikade, namun desakan mahasiswa tak terbendung hingga barikade besi roboh.
Polisi kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata.
Kepulan asap membuat massa kocar-kacir, sebagian berlarian keluar pagar, sementara yang lain bertahan dengan menutup wajah.
Sejumlah mahasiswa dilaporkan jatuh pingsan akibat sesak napas dan dievakuasi tim medis.
Beberapa peserta aksi yang dianggap provokator diamankan aparat dan digiring ke mobil taktis.
Langkah ini memicu amarah massa di luar pagar yang menuntut rekan mereka dibebaskan.
Hingga malam, massa masih bertahan di depan gedung DPRD dengan spanduk tuntutan terbentang.
Aparat kepolisian tetap berjaga dengan perlengkapan pengendalian massa.
Sementara itu, belum ada satu pun perwakilan DPRD Provinsi Jambi yang menemui demonstran.
( KMS Yahya Hadi)
.png)
.png)
