Bojonegoro, ungkapfakta.info-
Warga di sejumlah desa di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, mengeluhkan serangan lalat yang diduga berasal dari kandang ayam broiler milik warga berinisial NR. Serangan lalat ini membuat aktivitas masyarakat terganggu karena jumlahnya mencapai ribuan hingga jutaan ekor dan masuk ke dalam rumah warga.
Lokasi terdampak antara lain Dusun Pipitan Desa Pasinan, Desa Karang Dayu, Dusun Mbalong Dowo, Dusun Cetung, Dusun Karangrejo, dan Desa Pomahan. Keluhan masyarakat semakin memuncak dalam sepekan terakhir, hingga puluhan warga—mayoritas kaum ibu—mendatangi lokasi kandang ayam untuk melakukan protes pada Rabu (10/09/2025).
“Setiap hari kami harus membersihkan rumah berulang kali, lalat tidak ada habisnya,” keluh salah seorang warga.
Pantauan jurnalis Ungkapfakta.info, kandang ayam yang berada di RT 18/RW 09 Dusun Pipitan, Desa Pasinan, Baureno, langsung ditinjau oleh Kapolsek Baureno Iptu M. Soleh bersama Forkopimcam, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Peternakan, Puskesmas Baureno, Satpol PP, serta pemerintah desa setempat.
Dari hasil pemeriksaan, kandang ayam tersebut dalam kondisi kosong namun tidak terawat. Lingkungan kandang yang kotor dan penuh limbah organik menjadi sarang berkembangbiaknya lalat yang berpotensi menimbulkan penyakit.
Rekomendasi dari instansi terkait:
Dinas Peternakan meminta pengusaha meningkatkan pengolahan limbah, memperbanyak lubang limbah, serta rutin menaburkan disinfektan.
DLH akan meninjau kembali perizinan dan menekankan pengawasan lebih ketat.
Puskesmas Baureno diminta melakukan pemeriksaan rutin kepada warga untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat wabah lalat.
Polsek dan Koramil menegaskan penanganan harus sesuai aturan teknis yang berlaku.
Sementara itu, pemerintah Desa Pasinan bersama warga bersikeras meminta penutupan total kandang ayam broiler secara permanen, tanpa ada aktivitas beternak lagi di lokasi tersebut.
Camat Baureno menjadwalkan pertemuan lanjutan antara warga, pengusaha, dan instansi terkait pada Selasa (16/09/2025). Namun, salah satu pengusaha dikabarkan tengah menunaikan ibadah umrah.
Warga berharap DPRD Bojonegoro, khususnya Komisi D, segera turun tangan untuk menindaklanjuti permasalahan ini, mengingat gangguan lalat sudah sangat meresahkan dan membahayakan kesehatan masyarakat.
(Hen/Team Ungkapfakta.info)

.png)
.png)
