Kalbar, Bengkayang: Masyarakat menilai, ada 2 persoalan prinsip yang muncul pada proyek peningkatan jalan Capkala-Aris Kabupaten Bengkayang Tahun anggaran 2025. Pertama soal waktu, disitu papan plang menyebutkan pelaksanaan dimulai 7 Oktober 2025 dengan masa selama 85 hari kalender.
" Sekarang tanggal 11 Desember 2025, berarti realisasinya sudah berjalan 65 hari, tinggal 20 hari lagi harus kelar. Sementara dilihat dari progres lapangan, pekerjaannya baru mencapai 62 persen. Nah apakah sisa waktu yang sangat terbatas itu, kontraktor bisa mengejar target 100 persen. Ini yang menjadi pertanyaan publik, " ujar warga sekitar.
Kedua, katanya, masalah mutu. Kondisi badan jalan sedikit curam tidak presisi. Kemudian bahu jalan tampak tergerus tanpa diperkuat material agregat sesuai standar geometris jalan. Aspal terlihat kering, kasar tidak matang, ditepi tebal ditengah tipis, bahkan retak, terkelupas dan rusak.
Warga tadi meminta agar paket milik BPJN Kalbar yang nilainya gede banget Rp. 18,5 M Oleh PT Citra Bangkit Indonesia selaku pelaksana, jadi atensi semua pihak, kendati didampingi lembaga APH yang belum tentu menjamin itu pasti bagus, kecuali dipaksakan. Jadi sesuai aturan hukum kontrak, siapapun yang ada didalamnya harus diperiksa.
" Jika sekiranya nanti pekerjaannya mandek, kami berharap kontraktor dan PPK diperiksa, terkait keterlambatan serta kualitas maupun kwantitas bangunan, guna menghindari tudingan pasang badan, pelindung dan bek kiri kanan.(007/ D.Arifin)
.png)

.png)
