![]() |
| Foto: desa sawangan, penakir pasca banjir bandang |
PEMALANG. ungkapfakta.info
Cuaca ekstrim dan curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan wilayah lereng gunung slamet mengalami banjir bandang , peristiwa bencana ini terjadi pada Jumat 23/01/2026 sekitar pukul 17.30 WIB hingga Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB. Banjir bandang melanda beberapa wilayah di sekitar Kecamatan Pulosari dan Moga.
Banjir bandang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan rumah warga. Ada empat desa yang terdampak, yakni Desa Gunungsari, Penakir, dan Jurangmangu di Kecamatan Pulosari serta Desa Sima di Kecamatan Moga.
Dalam kejadian itu, baru satu orang di temukan tewas karena kemungkinan korban jiwa bisa bertambah, puluhan orang luka-luka, dan ratusan orang mengungsi.
Sementara itu, Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam bencana banjir Pemalang. Ia menyampaikan korban meninggal seusai terbawa derasnya arus luapan sungai Kali Penakir.
"Korban berjenis kelamin laki-laki, berinisial T(35) warga Dukuh Wanasari, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari," Ujar AKBP Rendy.
![]() |
| Foto: Jenazah korban banjir bandang inisial T (35) warga Penakir |
Korban ditemukan warga di jembatan Sungai Kali Penakir, wilayah Dukuh Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga, Sabtu dini hari. Setelah menerima laporan dari warga, tim SAR gabungan bersama Polsek dan Koramil langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga, Pemalang.
Hingga berita ini diturunkan bantuan dan donasi dari berbagai elemen masyarakat mulai berdatangan.
Harapan masyarakat yang terdampak bencana pemerintah cepat tanggap dalam menangani dan evakuasi material yang terbawa banjir bandang serta penanganan terhadap warga yang terpaksa mengungsi akibat terdampak bencana.
** Anggit K
.png)


.png)
