Tapanulih,Tengah/Sibolga -Ungkap Fakta.Info) PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan, sekaligus pemulihan pasca bencana.
Penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung di Kantor Bupati Tapanuli Tengah pada Rabu sore (07/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, yang didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Boy Rahman Hasibuan, SIP, MAP, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Johannes Hanzen Saruksuk, ST, MT.
Dari jajaran PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, hadir Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba, Team Leader Lingkungan UBP Labuhan Angin Milli Rizki Handoko, Officer Regional Legal Head Office Tri Reza Addinsyah, serta Officer CSR & Humas UBP Labuhan Angin S. Kevin Siallagan. Penandatanganan MoU dilakukan langsung di ruang kerja Bupati Tapanuli Tengah oleh Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, dan disaksikan oleh jajaran staf ahli.
Sementara itu, penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kota Sibolga dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Sibolga pada Jumat (09/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd, MH. Dari pihak PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, hadir Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba, Asisten Manajer Administrasi Bongot Tua Sinaga, Team Leader Lingkungan UBP Labuhan Angin Milli Rizki Handoko, serta Team Leader Keamanan dan K3 Deffri Supriyan.
Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba bersama Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd, MH, sebagai wujud komitmen bersama dalam mengoptimalkan pemanfaatan FABA di wilayah Kota Sibolga.
Nota Kesepahaman ini dibuat dengan maksud dan tujuan sebagai bentuk awal sinergitas antara PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga, khususnya dalam meningkatkan komunikasi, koordinasi, serta pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Kerja sama ini diharapkan dapat memastikan pemanfaatan FABA berjalan sesuai ketentuan, aman bagi lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemanfaatan FABA yang dihasilkan dari operasional PLTU Labuhan Angin dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan infrastruktur daerah, khususnya pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. FABA rencananya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku konstruksi pengganti sebagian semen, pembuatan batako, paving block, serta berbagai produk konstruksi lainnya.
Selain itu, FABA juga akan dimanfaatkan sebagai lapisan dasar (subbase) pada pembangunan dan perbaikan jalan. Pemanfaatan paving block berbahan FABA dapat digunakan untuk normalisasi dan rehabilitasi bangunan fasilitas umum, seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana publik lainnya, sehingga mendukung percepatan pemulihan infrastruktur daerah.
Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Melalui pemanfaatan FABA ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga,” ujarnya.
Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam rangka mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir barat Sumatera Utara.
(HG)
.png)


.png)
