Kalbar, Landak: Kembali masyarakat mempertanyakan proyek pembangunan ruang kelas baru beserta perabotannya di Sekolah Dasar Negeri 01 Ngabang Kabupaten Landak.
" Kami menilai perencanaan awal oleh Dinas dan realisasi pekerjaan garapan CV Jaya Kembar itu gagal. Paket segede Rp. 1Miliar 300 juta tersebut seharusnya batas akhir 6 Januari 2026, tetapi sampai dengan tanggal 30 Januari belum juga kelar, " tegas warga sekitar.
Disini, kata dia, menunjukkan kalau Dinas Pendidikan agak lemah dalam planning maupun pengawasan tehnis. Begitu pula dengan pelaksana yang tampak tidak profesional menangani proyek pemerintah.
" Itu semua merupakan gambaran lemotnya pengelola dan pelaksana. Disini Bupati perlu mengevaluasi kembali jabatan struktural dilingkungan Diknas, terutama posisi Kadis dan Kabid yang cukup strategis, " harapnya.
Ia juga ragu dengan kualitas dan kwantitas hasil bangunan, apakah sesuai spesifikasi tehnis. " Kalau ingin melihat mutu, ya uji materil aja, benar atau tidak volume maupun besteknya. Jika meleset, Pengelola dan kontraktor wajib dipanggil dan diperiksa, " ujarnya.(007/Tim.D.Arifin)
.png)

.png)
