Kalbar, Sanggau: Masyarakat bingung melihat Jalan Rabat Beton di Meranti 2 Dusun Saranrong Desa Pusat Damai Kabupaten Sanggau, yang belum genap setahun, kondisi fisiknya sudah mengalami retak dan pecah. Bahkan batu pasirnya tampak bertimbulan.
" Masak umurnya baru sekian bulan kondisi badan jalan sudah pada rusak. Padahal anggaran pembangunannya nya kemarin itu tergolong besar Rp. 199 juta oleh CV Sawala. Tetapi hasilnya lemot banget, " ujar warga setempat sambil geleng kepala.
Ia juga menyebut Jalan Meranti 1, yang kemarin dibangun dengan biaya Rp.140 juta, kini kondisi fisiknya lebih parah, hancur berantakan. " Bayangkan, baru seumur jagung, duit kita-kita ratusan juta terbuang percuma, " ujarnya.
Fakta diatas, lanjutnya, menunjukan bahwa proyek jalan Meranti 1 dan 2 tahun 2025 dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai bestek, volume minim dan jauh dari cerminan kualitas maupun kwantitas.
" Dua-duanya menyimpang dari tehnis. Ini akibat Dinas tidak profesional dalam menangani proyek jalan, atau karna ada sesuatu yang tersembunyi, sehingga wujud control PPK agak dilemasin. Bupati jangan diam dong, " tegasnya.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
