BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor mulai melakukan transformasi strategi politik dengan menyasar pemilih muda dari kalangan milenial dan Generasi Z. Hal ini dilakukan sebagai langkah adaptif menghadapi dinamika Pemilu mendatang yang akan didominasi oleh pemilih pemula.
Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Yasin, mengungkapkan bahwa partai berlambang Ka'bah tersebut kini tengah memprioritaskan rekrutmen anak muda di rentang usia 17 hingga 25 tahun. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya estafet kepemimpinan yang berkesinambungan di tubuh partai.
"Progres ke depan, kita sekarang mulai mengedepankan bagaimana merekrut anak-anak muda usia 17 sampai 25 tahun untuk memberikan pelatihan dan pembinaan. Mereka inilah yang nantinya akan menjadi estafet dari para pendahulu sebelumnya," ujar Elly Yasin dalam keterangannya.
Elly mengakui bahwa menarik minat anak muda untuk terjun ke dunia politik, khususnya bergabung dengan PPP, memiliki tantangan tersendiri. Selama ini, kader muda PPP seringkali muncul dari garis keturunan keluarga besar partai (tradisional).
"Jujur kita kesulitan untuk merekrut anak-anak muda, khususnya untuk PPP itu agak sulit mencari kader partai muda yang murni baru masuk politik. Biasanya dari garis keturunan, seperti anak atau cucunya," tambahnya.
Untuk mendobrak batasan tersebut, PPP Kabupaten Bogor meluncurkan program Madrasah Kader Partai. Program ini memanfaatkan platform digital dengan sistem pendaftaran daring (online) yang terbuka luas bagi siapa saja yang berminat. Hasilnya, antusiasme anak muda non-tradisional mulai terlihat meningkat.
Strategi ini merupakan bagian dari upaya besar PPP untuk melakukan perubahan. Elly menegaskan bahwa partai tidak bisa lagi hanya mengandalkan basis suara tradisional atau pemilih di atas usia 40 tahun yang jumlahnya diprediksi akan terus berkurang.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan suara-suara dari pemilih tradisional. Ke depannya, pemilih yang usianya di atas 40 tahun itu akan berkurang, sehingga kita harus mulai melakukan perubahan ini sekarang," pungkasnya.
Dengan adanya Madrasah Kader, PPP berharap dapat mencetak politisi muda yang kompeten dan siap membawa aspirasi baru bagi pembangunan di Kabupaten Bogor(22/01/26)
.png)

.png)
