Sekdes Desa Bulu Cindea:
PANGKEP, Ungkapfakta- SULSEL – Pemerintah Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi, hingga layanan bantuan hukum.
Sekretaris Desa Bulu Cindea, Sahril, yang mewakili Kepala Desa Made Ali HB, S.E., menjelaskan bahwa kebutuhan air bersih masyarakat saat ini dipenuhi melalui sistem tandon air dengan kapasitas berbeda, mulai dari 1.200 liter hingga 5.000 liter.
“Untuk tandon air, pengisiannya dilakukan melalui mobil tangki. Biayanya sekitar Rp110.000 per pengisian. Pembayaran tidak dikelola oleh pemerintah desa, melainkan langsung oleh masyarakat, tergantung kesepakatan masing-masing rumah tangga,” ujar Sahril, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, tandon berkapasitas 1.200 liter hampir seluruhnya telah terpasang dan berfungsi. Namun, penggunaan air sangat bergantung pada kebutuhan setiap rumah tangga.
“Kalau satu rumah tangga dengan pemakaian normal, air bisa cukup sekitar satu minggu. Tapi kalau anggota keluarganya banyak dan digunakan untuk mandi, mencuci, tentu lebih cepat habis. Kendala utama kita memang masih air bersih,” jelasnya.
Selain persoalan air, Sahril menyebut pembangunan desa sejak tahun-tahun sebelumnya berjalan cukup lancar. Berbagai program telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, termasuk kegiatan pemberdayaan ekonomi.
“Salah satu yang berkembang adalah budidaya kepiting dan perikanan. Itu dikelola secara kelompok, masyarakat bekerja sama, dan hasilnya cukup menjanjikan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa akses infrastruktur desa kini semakin baik, sehingga memudahkan aktivitas dan mobilitas masyarakat dalam menjalankan usaha maupun kegiatan sosial.
Tak hanya itu, Pemerintah Desa Bulu Cindea juga telah menyediakan Pos Bantuan Hukum Desa sejak akhir tahun lalu. Layanan ini mencakup pemberian informasi hukum, mediasi, pendampingan, hingga rujukan ke tingkat kecamatan apabila tidak tercapai kesepakatan di desa.
“Kalau ada permasalahan warga, kami upayakan dimediasi terlebih dahulu di desa. Kita pertemukan para pihak. Kalau sudah ada kesepakatan, selesai di sini. Kalau belum, kami
rekomendasikan ke kecamatan atau jalur hukum,” ungkap Sahril.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa selalu siap melayani masyarakat tanpa mengenal waktu.
“Kadang ada persoalan tengah malam, warga datang, dan kami tetap layani.
Alhamdulillah, banyak persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan masyarakat merasa nyaman,” tuturnya.
Pemerintah Desa Bulu Cindea berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kesejahteraan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya.
Reporter"(Kul indah)
.png)
.png)
