• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Wujudkan Bogor Lumbung Pangan, Bupati Rudy Susmanto Sulap Lahan Tidur Jadi 'Oase' Ekonomi Petani

    Jumat, 30 Januari 2026, Januari 30, 2026 WIB Last Updated 2026-01-30T12:55:45Z
    masukkan script iklan disini




     

    CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan sektor pertanian lokal. Langkah ini dibuktikan dengan peresmian operasional Pasar Petani Garuda yang berlokasi strategis di Jl. Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Jumat (30/1/2026).


    Meski pembangunan infrastruktur baru menyentuh angka 50%, Bupati Rudy memilih untuk bergerak cepat (gercep) demi memberikan ruang bagi para petani lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka.


    "Kepemimpinan bukan sekadar membangun gedung, tapi membangun harapan bagi mereka yang mengolah tanah dengan peluh dan doa."


    Pasar yang dikelola oleh Distanhorbun ini merupakan bentuk optimalisasi lahan milik Pemerintah Daerah yang selama ini belum tergarap maksimal. Rudy menekankan bahwa setiap jengkal tanah milik negara harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.


    Untuk menjaga ketertiban dan mencegah praktik "jual-beli lapak" oleh oknum, pemerintah menetapkan biaya administrasi yang sangat ringan, yakni hanya Rp100.000 per tahun.


    "Ini bukan soal nilai uangnya, tapi soal keterlibatan dan tanggung jawab. Kita ingin semua pedagang tercatat resmi agar pembinaan lebih mudah dilakukan," ujar Rudy.


    Tak berhenti di pasar fisik, Bupati Rudy juga memaparkan visi visioner bertajuk Program 416 Desa Sentra Buah. Program ini bertujuan menjadikan Kabupaten Bogor sebagai lumbung pangan hijau dengan mengoptimalkan potensi di 416 desa dan 19 kelurahan.


    Stimulus & Apresiasi: Pemerintah daerah akan menyiapkan dukungan konkret dan perlombaan antar-desa untuk memacu semangat inovasi.


    Kolaborasi Strategis: Rudy mencontohkan keberhasilan kolaborasi dengan pihak swasta, seperti Eiger Adventure Land, dalam revitalisasi hutan kota sebagai solusi lingkungan dan pencegahan banjir.


    Pasar Petani Garuda juga diproyeksikan menjadi destinasi Eduwisata. Pengunjung tidak hanya bisa berbelanja bibit mulai harga Rp15.000, tetapi juga dapat menemukan koleksi tanaman langka seperti Anggur Brasil, Mamey Sapote, hingga Black Sapote.


    "Inovasi adalah kunci. Jika kita tidak mendukung petani kita sendiri untuk berinovasi, siapa lagi yang akan menjaga kedaulatan pangan kita?" tegasnya dengan penuh semangat.


    "Tanah Bogor adalah amanah. Memuliakan petani berarti menjaga masa depan, karena di tangan merekalah keberlangsungan hidup sebuah bangsa diletakkan." Rio Ungkap Fakta Bogor 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e