Pontianak: Satu lagi proyek saluran pembuang pasang surut, milik Dinas Permukiman Kota Pontianak, dinilai masyarakat parah dan tidak mencerminkan kualitas maupun kwantitas.
Mereka menuding paket di Jalan H. M Suwignyo Gang Nurasyikin dan Margodadirejo sebesar Rp. 196 juta oleh pelaksana CV. Kencana Bersatu Maju Mandiri, digarap asal-asalan dan jauh dari cerminan kualitas maupun kwantitas.
" Kondisi fisiknya banyak yang patah dan pecah. Lokasi juga tidak dibersihkan. Jika Dinas ingin tahu sebenarnya, terjun langsung kelapangan, jangan hanya tanya lewat telpon, " ujar warga setempat sambil geleng kepala.
Ia menilai, saat dalam proses pengerjaan, kontraktor jelas mempermainkan volume sehingga hasilnya tidak sesuai harapan. Disini kelihatan kalau wujud pengawasan yang dilakukan PPK bisa dibilang lemot.
Warga tadi meminta adanya tindakan riil dari Kepala Daerah, baik terhadap Dinas Perkim Kota Pontianak maupun Kontraktor. " Kami harap Walikota mengambil langkah tegas, " ungkapnya.
Kita juga harus efesiensi anggaran, lanjutnya, artinya, setiap duit yang dikeluarkan dari kas APBD, mesti dikontrol benar-benar sehingga apa yang dibangun sesuai harapan masyarakat luas dan tidak sia-sia.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
