UNGKAP FAKTA – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Irvan Maulana (yang akrab disapa Ipeck), Gelar kegiatan Reses di Kecamatan Citeureup untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam forum tersebut, Irvan menanggapi berbagai isu krusial mulai dari pembangunan fasilitas ibadah, keamanan sekolah, hingga masalah ijazah yang tertahan (10/02/2026).
Sinergi Pembangunan dan CSR
Salah satu aspirasi yang mencuat adalah mandeknya pembangunan masjid di SMPN 1 Citeureup. Menanggapi hal tersebut, Irvan berencana menggalang kolaborasi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Masjid SMPN 1 itu belum beres katanya. Coba nanti kita berkolaborasi dengan teman, ada kemungkinan nanti ada perusahaan atau instansi yang mempunyai CSR, insyaallah kita bantu," ungkap Ipeck di hadapan warga.
Selain itu, terkait kerusakan infrastruktur seperti turap di SDN Tarikolot 2, Irvan menegaskan akan membawa persoalan ini ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Dinas terkait untuk memastikan pengusulan anggaran pada tahun ini atau melalui anggaran perubahan.
Soroti Keamanan Sekolah dan Program Makan Bergizi
Ipeck juga menaruh perhatian serius pada laporan kehilangan laptop di sekolah yang berdampak pada data kegiatan pendidikan seperti ANBK. Ia berkomitmen untuk meninjau kembali sistem keamanan sekolah demi mencegah kejadian serupa.
Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Citeureup, Ipeck mencatat masih ada 28 sekolah dari total 62 sekolah yang belum terakomodasi. Ia berjanji akan terus memantau distribusi dan kesiapan dapur wilayah agar program pusat ini berjalan maksimal di Citeureup.
Program Ijazah '0 Rupiah'
Sebagai langkah konkret di bidang pendidikan, Ipeck menawarkan bantuan melalui yayasannya bagi warga yang ijazahnya tertahan di sekolah. Ia meminta warga segera menyerahkan data konkret terkait masalah tersebut.
- Tanpa Pungutan: Ipeck menegaskan bantuan ini diberikan secara gratis tanpa biaya administrasi (0 rupiah).
- Sasaran Utama: Terutama bagi lulusan SMP dan SMA swasta yang kesulitan menebus ijazah.
- Koordinasi Tingkat Provinsi: Untuk kendala di tingkat SMA/SMK, ia akan bersinergi dengan rekan di DPRD Provinsi Jawa Barat guna memberikan dukungan maksimal.
.png)

.png)
