• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Prosesi Pelepasan 98 Siswa SMAN 1 Sipora Selatan Perpaduan Khidmat dan Kekayaan Budaya

    Troypass
    Senin, 20 April 2026, April 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T11:59:23Z
    masukkan script iklan disini



     

    Sipora Selatan, 18 April 2026 — SMAN 1 Sipora menggelar acara pelepasan siswa kelas XII pada Sabtu (18/4/2026) dengan penuh khidmat dan nuansa budaya lokal.

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga para siswa, serta dihadiri orang tua siswa kelas XII, tamu undangan, koordinator pengawas SMA, tokoh masyarakat Desa Sioban, pemuka agama, dan seniman Mentawai, Mateus Samalinggai.

    Mengusung tema “Polak Teteuta” dengan subtema “Alam adalah anugerah Tuhan yang sangat berharga untuk kita, oleh sebab itu generasi muda Mentawai lanjutkanlah pendidikanmu, milikilah ilmu agar mampu memajukan Mentawai serta rawat dan lestarikan alam ini demi hidup yang lebih baik di masa depan”, acara ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga sarat pesan moral dan budaya.

    Berbagai penampilan bakat siswa turut memeriahkan kegiatan, mulai dari nyanyian hingga tarian bernuansa budaya dan modern. Lagu “Polak Teteu” ciptaan Mateus Samalinggai yang menjadi inspirasi tema acara juga dibawakan secara khusus, menambah suasana haru dan kebanggaan terhadap kearifan lokal Mentawai.

    Kepala SMAN 1 Sipora, Dinul Makruf, S.Pd., M.M, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pesan serupa juga disampaikan oleh Koordinator Pengawas SMA, Jusmiwarti Bj, S.Pd., M.Pd, yang mendorong generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

    Sementara itu, seniman Mentawai, Mateus Samalinggai, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan alam Mentawai sebagai warisan leluhur. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menempuh pendidikan demi kemajuan daerah, serta menjaga nilai-nilai budaya (arat) Mentawai.

    Acara yang diketuai oleh Solon F. Simanullang ini juga diwarnai dengan doa khusus bagi siswa kelas XII yang dipimpin oleh Pdt. Joko Sugiri. Momen pelepasan dilakukan secara simbolis oleh kepala sekolah melalui pelepasan atribut sekolah, sebagai tanda pengembalian siswa kepada orang tua.

    Suasana haru semakin terasa ketika para siswa memohon doa restu kepada orang tua dengan melakukan prosesi pembasuhan kaki, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih.

    Sebanyak 98 siswa kelas XII resmi dilepas dalam kegiatan ini. Acara juga semakin meriah dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran yang turut hadir memeriahkan suasana.

    Pelepasan ini diharapkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, membawa semangat pendidikan, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap alam Mentawai menuju masa depan yang lebih baik. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e