• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Diduga Pembangunan Jalan Usaha Tani Diduga Tidak Sesuai Juklak Juknis

    Jumat, 01 Mei 2026, Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T01:36:40Z
    masukkan script iklan disini




    Mesuji // UNGKAPFAKTA.info // Dalam upaya peningkatan perekonomian  Desa Pangkal Mas dan Desa Pangkal Mas Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji-Lampung, dalam sektor pertanian, tentunya harus ada faktor penunjang yang memadai. Salah satunya pembangunan akses Jalan Usaha Tani (JUT).


    Pembangunan infrastruktur jalan Usaha Tani menjadi penunjang aktivitas masyarakat di desa khususnya di bidang pertanian. Masyarakat akan dengan mudah melakukan aktivitas seperti mengirim bibit tanaman ke sawah, membawa hasil panen, menjual hasil panen ke pasar, dan lain sebagainya.


    Pada tahun 2025 Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan Tunas Abadi ) di  Desa Pangkal Mas  dan Desa Pangkal Mulya melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan Harpan Jaya) mendapat bantuan khusus dari Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, berupa Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dengan nilai kontrak  Rp 180.023.702. dikerjakan dengan sistem swakelola


    Namun sangat disayangkan, ditemukan oleh  team investigasi awak media Ungkap fakta dan Media Polisi .com,Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi dan dikerjakan asal jadi.dan tidak adanya Keterangan  dalam papan kerjaan mengenai besar  Volume Panjang,Lebar dan ketebalan   diduga sengaja ditutupi ,supaya masyarakat tidak tau.karena menurut temuan team awak media dilapangan ketebalan  hanya ada yang 5 cm,malah udah ada yang yang tidak ada batu hanya kelihtan  tanah,menurut Sumbar katanya ketebalan seharusnya 13 cm setelah dipadatkan.


    “Dari beberapa masyarakat yang ditemui di sawah yang enggan disebutkan namanya, saya sangat kecewa melihat kualitas hasil pekerjaannya. Bahkan, saya juga menduga tidak sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). tuturnya.


    Lebih lanjut ia menjelaskan tentang banyaknya kejanggalan dalam proses pengerjaan jalan usaha tani tersebut sehingga ada indikasi dikorupsi.

    “Jadi, saya kecewa berat, karena dalam pelaksanaan pekerjaannya juga sangat amburadul ketebalan tipis banget dan parahnya lagi baru berjalan hitungan bulan sudah banyak yang rusak,” ungkapnya kepada media ini. Selasa, 28/04/2026.


    Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji melalui Kepala  bidang  Sarana Prasarana (Sarpras )diduga lalai dalam melakukan tugas  pengawasan proyek tersebut ,sehingga pekerjaan diduga dimarkup dan tidak sesuai dengan spesifikasi.


    “Pembangunan jalan usaha tani  tersebut menelan dana hingga ratusan juta rupiah, sementara hasilnya kurang memuaskan,” tuturnya dengan nada geram.


    Awak media akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Hingga berita ini ditayangkan awak media mencoba mendatangi rumah kediaman Ketua Gapoktan Tunas Abadi Dan Ketuan Gapoktan Harpan Jaya, namun yang bersangkutan sedang tidak ada ditempat.Bersambung


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e