Asmat, ungkapfakta.info-
Warga Kampung Wagi, Distrik Awyu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Perpetua J. Safanpo.
Menurut keterangan Bapak Yohanis Wangaimu, pelayanan yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kurang memberikan perhatian terhadap pasien. Ia mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia tiga tahun, Rian Ronaldo Ekman Wangaimu, sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya dipulangkan ke pihak keluarga.
Namun, setelah dipulangkan, pasien dirawat di rumah selama kurang lebih tiga minggu tanpa adanya kunjungan, pemantauan, maupun arahan lanjutan dari tenaga medis terkait kondisi kesehatannya.
Bapak Yohanis Wangaimu mengaku sangat keberatan dan menilai adanya dugaan kelalaian dalam penanganan pasien. Menurutnya, minimnya perhatian dan tindak lanjut dari pihak medis diduga turut memengaruhi kondisi kesehatan anaknya hingga akhirnya meninggal dunia.
Pihak keluarga berharap instansi terkait dapat melakukan evaluasi dan penelusuran terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Perpetua J. Safanpo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan keluarga pasien.
.png)
.png)
