• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    DP3AP2KB Luwu Utara Edukasi Forum Anak MTs Al-Falah untuk Sinergi Cegah Kekerasan dan TPPO

    Sabtu, 30 Mei 2026, Mei 30, 2026 WIB Last Updated 2026-05-30T14:57:36Z
    masukkan script iklan disini



    Sulsel, ungkapfakta.info

     Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, Kekerasan terhadap Anak, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bagi Forum Anak, baru-batu ini di MTs Al-Falah Lemahabang Kecamatan Bone-Bone.

    Kegiatan yang dilaksanakan baru-baru ini, merupakan bentuk komitmen bersama dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya perlindungan anak dan pencegahan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Hadir sebagai peserta kegiatan, para siswa yang tergabung dalam Forum Anak MTs Al-Falah Lemahabang. Peserta diberi edukasi, motivasi, dan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. 

    Syamsul Mahmud, Kepala MTs Al Falah Lemahabang, Sabtu 30 Mei 2026 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas P3AP2KB atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para siswa tersebut. 

    “Kegiatan seperti ini sangat penting bagi generasi muda, khususnya para siswa kita, di tengah perkembangan zaman yang makin kompleks,” sebutnya

    Syamsul berharap, melalui kegiatan ini, para siswa mampu menjaga dirinya dari segala penyakit sosial, seperti pergaulan bebas, serta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya akhlak dan pendidikan, serta menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab.

    Dikegiatan tersebut, DP3AP2KB memberikan edukasi yang komprehensif dalam upaya memberikan pemahaman mendalam dengan menghadirkan tiga pemateri yang berkompeten di bidangnya yakni, dr. Haslinda, S.Ked., M.Kes., (Plt Kepala DP3AP2KB), Nurdalia Jaluddin, S.E., (Kabid PPA), dan Yuli Indrawati (Fasilitator Pengasuhan Anak).

    dr. Haslinda, di pemaparannya mengatakan bahwa, perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. 

    Haslinda juga menyoroti pentingnya pencegahan dini terhadap pernikahan usia anak yang dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi muda. 

    “Anak-anak harus diberi ruang untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita tanpa harus kehilangan masa depannya akibat keputusan yang terlalu dini,” tegasnya.

    Kabid PPA, Nurdaliah, dalam materinya menekankan bahwa, pentingnya melindungi anak dari pengaruh pergaulan bebas. “Para siswa harus lebih bijak dalam memilih lingkungan pertemanan, menjaga akhlak, dan memperkuat nilai-nilai agama dan moral sebagai benteng diri dari pengaruh negatif perkembangan zaman,” ulasnya.

    Tak hanya itu, Nurdaliah juga mengatakan bahwa, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan diri dan menjadi contoh yang baik di lingkungan sekitarnya.

    Dikesempatan itu, Fasilitator Pengasuhan Anak, Yuli Indrawati, yang hadir sebagai pemateri pamungkas turut memberikan edukasi tentang pentingnya pola asuh yang benar dalam membentuk karakter anak. 

    Ia menjelaskan bahwa, perhatian kasih sayang, komunikasi yang baik, serta pendampingan orang tua menjadi faktor utama dalam tumbuh kembang anak. 

    “Dengan pola asuh yang tepat, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” tandasnya.

    Untuk diketahui, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

    Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa tentang pentingnya menjaga hak-hak anak, mencegah kekerasan, serta membangun lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan menjadi pelopor dan pelapor dalam upaya perlindungan anak serta turut berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, dan tindak pidana perdagangan orang demi terwujudnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

    Sekadar diketahui bahwa, kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti materi, berdiskusi, serta menyampaikan pertanyaan kepada para pemateri. 

    Ega/Yustus
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e