![]() |
| ungkapfakta.info |
Tulang Bawang - Pemerintah pusat melalui kementerian dan di bantu oleh pemerintahan daerah tiada hentinya memberikan bantuan ke masyarakat agar bisa hidup lebih sejahtera dan bisa menghilangkan kesenjangan antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Seperti halnya bantuan dari kementrian pertanian melalui program petani Milenial dan Brigade pangan untuk menjadi garda terdepan dalam pertanian modern, dengan tujuan meningkatkan produktifitas dan ketahanan pangan secara nasional.
Program ini bertujuan untuk memperdayakan generasi muda untuk menjadi petani modern yang sukses,anggota brigade akan di latih untuk mengunakan teknologi pertanian canggih, mengelola lahan pertanian terstruktur dan membangun kemitraan dengan lembaga lokal.
Brigade pangan umumnya terdiri dari 15 orang petani Milenial dengan kriteria tertentu, seperti memiliki jiwa ke wirausahaan, berkomitmen untuk meningkatkan produktifitas dan mampu melakukan kemitraan jangka panjang.
Beda yang terjadi di Gapoktan (Gabungan kelompok tani) dente bersatu yang terletak di Dente Teladas kabupaten Tulang Bawang, ketua Gapoktan yang bernama Gusti Sandi dengan gaya Songgong saat menjawab via chat WhatsApp pertanyaan awak media ketika akan di mintain informasi terkait beberapa bantuan pemerintah yang di kelola oleh Gusti Sandi tersebut seolah tidak terima dan berkata seperti orang yang sedang marah.
Kalau mau tau tanyakan saja ke petani, ngapain nanya ke saya katanya melalui chat via aplikasi WhatsApp.Red
Merasa gerah dan takut belangnya ketahuan, Gusti Sandi menjawab beberapa pertanyaan yang di lontarkan oleh awak media dengan gaya Songgong dan tidak ada rasa malu sembari langsung memblokir nomor tim media.
Terpisah Menurut ketua DPC trinusa kabupaten tulang bawang ”Hendri Setiawan” Keluhan para petani terkait bantuan pemerintah seperti pupuk subsidi dijual di atas harga HET. dan tidak sesuai RDKK.
Pemotongan bantuan anggaran ke pemilik lahan sawah dari program Optimalisasi Lahan. (Bantuan pemerintah untuk Rp900 ribu /hektar sawah milik petani, oleh oknum ketua Gapoktan di berikan Rp 600 ribu/kk).
Bantuan bibit padi dan obat pertanian yang di duga di tilep dan diperjualbelikan. Tungkas Hendri
Mendengar banyaknya keluhan dari para petani di Dente Teladas membuat Hendri Setiawan selaku ketua trinusa dan awak media menghubungi kadis pertanian agar bisa dijembatani dengan Gusti Sandi sebagai ketua Gapoktan untuk di jadwalkan bertemu dan akan dimintai informasi sejelas-jelasnya untuk perimbangan di dalam pemberita
an yang akan di jadikan konsumsi publik.
Berita ini akan terus dipublikasikan secara bergulir sampai keaparat penegak hukum.
Pewarta: Yantoni

.png)

.png)
