Muara Enim Sumsel, Suasana hangat penuh keakraban mewarnai Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muara Enim, Sabtu (2/5/2026) pagi. Kalapas II B Muara Enim menggelar Coffee Morning bersama puluhan insan pers dari berbagai media cetak, online, dan elektronik se-Kabupaten Muara Enim dengan mengusung tema “Silaturahmi dan Sinergitas”.
Kegiatan ini menjadi wadah dialog terbuka antara jajaran Lapas Muara Enim dengan awak media. Turut hadir mendampingi Kalapas, para pejabat struktural mulai dari Kasi Binadik, Kasi Kamtib, Kasubag TU, hingga KPLP.
*Apa*: Coffee Morning Lapas Kelas II B Muara Enim bersama insan pers Kabupaten Muara Enim.
*Siapa*: Diselenggarakan Kalapas II B Muara Enim. Dihadiri puluhan wartawan dari PWI, SMSI, IWO, FJM, dan media independen, serta seluruh pejabat struktural lapas.
*Kapan*: Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 09.00 WIB.
*Di mana*: Aula Serbaguna Lapas Kelas II B Muara Enim.
*Mengapa*: Mempererat silaturahmi, menyamakan persepsi, membangun komunikasi dua arah, serta memperkuat sinergitas dalam publikasi kinerja positif pemasyarakatan.
*Bagaimana*: Acara dikemas santai diawali ngopi bareng, sambutan, pemaparan program lapas, sesi tanya jawab interaktif, hingga ramah tamah dan foto bersama.
Dalam sambutannya, Kalapas Kelas II B Muara Enim menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis yang tidak bisa dipisahkan dari instansi pemasyarakatan. “Pers adalah pilar keempat demokrasi sekaligus corong informasi ke publik. Kami sadar, tanpa media, kerja-kerja positif pembinaan warga binaan tidak akan tersampaikan ke masyarakat. Lewat coffee morning ini, kami buka ruang seluas-luasnya. Silakan bertanya, konfirmasi, bahkan kritik yang membangun,” tegasnya.
Kalapas juga memaparkan sejumlah capaian dan tantangan Lapas Muara Enim, mulai dari program pembinaan kemandirian berupa kerajinan tangan dan pertanian, pesantren warga binaan, inovasi layanan kunjungan berbasis digital, hingga komitmen penuh mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Sesi dialog berlangsung dinamis. Insan pers melontarkan beragam pertanyaan kritis seputar overkapasitas hunian, transparansi pemberian remisi dan integrasi, upaya deteksi dini gangguan kamtib, hingga program reintegrasi sosial bagi warga binaan yang akan bebas. Semua dijawab lugas oleh Kalapas dan jajaran.
Ketua PWI Muara Enim yang hadir mewakili insan pers mengapresiasi langkah Lapas. “Ini terobosan bagus. Kami butuh akses informasi yang cepat dan akurat. Kalau sinergi begini terus, pemberitaan bisa berimbang. Lapas berbenah, media mengabarkan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergitas. Coffee Morning ini menjadi bukti Lapas Kelas II B Muara Enim mengedepankan prinsip PASTI: Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif dalam melayani publik."(Elwin/Tim)

.png)

.png)
