Mentawai — Semangat pengabdian untuk membantu masyarakat terus ditunjukkan personel Satgas Karya Bakti TNI Skala Besar melalui percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hingga Rabu (20/05/2026), progres rehab rumah milik Ibu Nina telah mencapai 80 persen.
Di tengah keterbatasan medan dan cuaca, personel Satgas tetap berpacu dengan waktu demi menuntaskan pembangunan rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman dan aman oleh keluarga penerima manfaat.
Pasipam Ops Satgas Karya Bakti TNI Skala Besar, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan.
“Pelaksanaan pembangunan Rumah Layak Huni terus kami kebut. Personel di lapangan bekerja maksimal agar proses pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf Bambang Budi Hartanto.
Menurutnya, pembangunan RTLH bukan hanya sekadar memperbaiki bangunan rumah, namun juga menjadi bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.
Dalam proses pengerjaan, personel Satgas tampak solid dan terus berbaur bersama masyarakat setempat. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan rumah tersebut.
Sesuai arahan pimpinan, seluruh pekerjaan baik fisik maupun nonfisik yang dilaksanakan dalam program Karya Bakti TNI harus dilakukan secara maksimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Harapannya, bantuan rumah layak huni ini dapat memberikan kenyamanan dan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari keluarga penerima manfaat,” tambahnya.
Pasipam Ops juga memastikan seluruh pembangunan beberapa unit rumah yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan akan terus dipantau agar dapat selesai tepat waktu sesuai rencana. (*)


.png)

.png)

