• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Semangat Kolaborasi Lintas Elemen Pendidikan

    Sabtu, 02 Mei 2026, Mei 02, 2026 WIB Last Updated 2026-05-02T05:06:50Z
    masukkan script iklan disini





    Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kembali diperingati pada 2 Mei 2026. Lebih dari sekadar agenda tahunan, peringatan ini menjadi momen refleksi arah pendidikan Indonesia di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.


    Tanggal 2 Mei dipilih untuk mengenang kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional. Sejak ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, Hardiknas menjadi simbol komitmen bangsa dalam membangun pendidikan yang merata dan berkualitas.


    Namun pada 2026, Hardiknas hadir dengan wajah berbeda. Pemerintah menegaskan bahwa peringatan ini harus melampaui seremoni—menjadi gerakan kolektif untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional. 


     kadis Pendidikan  Kab Asahan Musa al bakrie  SE  M.Si.   Mengatakan "Satuan pendidikan diminta tetap menyelenggarakan upacara bendera sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan nasional.

    Tak hanya itu, sekolah juga diarahkan menggelar kegiatan yang efektif dan bermakna, selaras dengan gerakan Indonesia ASRI—Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Prinsip hidup sederhana dan hemat energi.. Tuturnya. 


    Serta Keamanan Jadi Priorioritas. 

    - memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib

    - mempertimbangkan kondisi wilayah masing-masing

    - melakukan pemetaan serta identifikasi potensi risiko. 

    Selain itu, seluruh kegiatan dianjurkan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan pengawasan pihak sekolah, guna menjamin keamanan peserta didik dan tenaga pendidik


    Pedoman Hardiknas 2026 juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh warga sekolah.

    Guru, tenaga kependidikan, dan siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Siswa tidak hanya hadir dalam upacara, tetapi juga diarahkan mengikuti aktivitas yang mendukung pengembangan potensi diri secara positif dan konstruktif.


    Musa al bakrie Kadis pendidikan Kab Asahan menutup dengan mengatakan " Hardiknas selama ini identik dengan upacara bendera. Namun, kebijakan tahun ini menunjukkan perubahan paradigma.

    - ruang refleksi bersama

    - ajang penguatan karakter siswa

    - momentum memperbaiki kualitas pendidikan

    Pendekatan berbasis partisipasi, efisiensi, dan keamanan menandai bahwa sistem pendidikan Indonesia sedang bergerak menuju arah yang lebih adaptif

    Di era digital dan disrupsi teknologi, tantangan pendidikan semakin kompleks. Kesenjangan akses, kualitas pembelajaran, hingga kesejahteraan guru masih menjadi pekerjaan rumah.


    Jika sebelumnya Hardiknas hanya menjadi rutinitas tahunan, kini saatnya menjadikannya sebagai titik tolak perubahan nyata bagi masa depan pendidikan Indonesia. Tuturnya" 


    WK, SH 


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e