Sulawesi Tengah. Ungkapfakta
Wakil Bupati Buol secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Bukal, Selasa, 19/05/2026.
Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol sebagai langkah nyata meningkatkan literasi statistik dan kapabilitas pengelolaan data di tingkat pemerintahan desa.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Buol, Camat Bukal, para kepala desa se-Kecamatan Bukal, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait yang mendukung penguatan tata kelola data desa berbasis statistik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, menegaskan bahwa keberadaan data yang akurat, valid, dan terukur memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Menurutnya, Program Desa Cinta Statistik bukan sekadar seremoni atau label semata, melainkan langkah konkret dalam membangun Kabupaten Buol dari wilayah pinggiran melalui penguatan basis data desa yang berkualitas.
"Desa Cantik bukan sekadar label, melainkan langkah nyata kita untuk membangun Buol dari pinggiran. Dengan data desa yang dikelola secara statistik dan valid, perencanaan pembangunan akan jauh lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien," ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Bukal yang dipercaya menjadi lokus pelaksanaan program tersebut. Wakil Bupati berharap seluruh kepala desa beserta perangkatnya dapat mengikuti setiap tahapan program dengan serius, sehingga standardisasi data desa dapat terwujud secara optimal.
“Data adalah fondasi pembangunan. Jika datanya kuat, maka kebijakan yang dihasilkan pun akan tepat. Karena itu saya berharap seluruh aparatur desa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan data,” tambahnya.
Sebelum kegiatan secara resmi dibuka, Kepala BPS Kabupaten Buol terlebih dahulu menyampaikan laporan sekaligus sambutannya. Ia menjelaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan program nasional yang dirancang untuk mempercepat penguatan statistik sektoral hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, program ini bertujuan membina aparatur desa agar mampu mengumpulkan, mengolah, menganalisis, serta menyajikan data desa secara mandiri sesuai kaidah statistik yang berlaku.
Beberapa poin penting yang disampaikan Kepala BPS Kabupaten Buol meliputi penguatan sumber daya manusia aparatur desa melalui pembinaan teknis statistik, sinkronisasi data desa dengan sistem Satu Data Indonesia guna menghindari tumpang tindih informasi, serta manfaat langsung dari data valid dalam mendukung penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur desa, hingga pemetaan potensi ekonomi lokal.
“Data yang akurat akan menjadi dasar pengambilan keputusan yang berkualitas. Dengan Desa Cantik, desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, tetapi mampu menjadi subjek yang mandiri dalam menyediakan data pembangunan,” jelasnya.
Kegiatan pencanangan ditandai dengan prosesi simbolis berupa penandatanganan komitmen bersama oleh Wakil Bupati Buol didampingi Kepala BPS Kabupaten Buol dan Camat Bukal, serta disaksikan para kepala desa se-Kecamatan Bukal, tokoh masyarakat, dan jajaran OPD terkait.
Melalui dimulainya Program Desa Cantik Tahun 2026 di Kecamatan Bukal, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis kualitas perencanaan pembangunan pada tahun mendatang akan semakin terarah, berbasis kondisi riil di lapangan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buol.
Rl
.png)

.png)
