SIGI– Dugaan ketidakmerataan penyaluran bantuan sosial di Desa Lembantonga, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan warga. Pasalnya, terdapat dua Kepala Keluarga (KK) lanjut usia yang disebut-sebut tidak pernah merasakan bantuan beras maupun bantuan sosial lainnya selama bertahun-tahun.
Salah satu keluarga yang menjadi perhatian adalah pasangan suami istri lanjut usia. Sang suami diketahui telah menderita sakit selama kurang lebih delapan tahun sehingga tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Kondisi tersebut membuat keluarga tersebut hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Menurut keterangan warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, pasangan lansia tersebut belum pernah menerima bantuan beras pemerintah meskipun kondisi mereka dinilai sangat layak mendapatkan perhatian.
“Kasihan mereka, suaminya sudah sakit bertahun-tahun dan tidak bisa bekerja lagi. Tapi selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan beras,” ungkap seorang warga.
Tak hanya itu, seorang bapak lanjut usia yang tinggal seorang diri juga disebut mengalami kondisi serupa. Untuk bertahan hidup, ia terkadang hanya mengandalkan ubi dan pisang sebagai makanan sehari-hari.
Pria lanjut usia tersebut mengaku pernah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah desa terkait bantuan yang belum pernah diterimanya. Namun hingga saat ini, menurut pengakuannya, belum ada bantuan yang masuk kepadanya.
“Saya sudah pernah sampaikan ke kepala desa, tapi katanya belum ada,” tuturnya.
Kondisi dua KK lanjut usia tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan sosial di Desa Lembantonga. Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi agar bantuan dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sementara itu Awak media telah berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Lembantonga melalui pesan WhatsApp pada Kamis (11/6/2026) terkait keluhan warga tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau jawaban.
Masyarakat berharap pemerintah kecamatan, dinas sosial, serta pihak terkait lainnya dapat turun langsung melakukan verifikasi terhadap kondisi kedua KK lansia tersebut agar hak-hak mereka sebagai warga negara dapat terpenuhi.

.png)

.png)

