Ungkapfakta.info, Palembang -- Ribuan warga bersama tokoh agama menggelar aksi damai di Masjid Agung Palembang pada Minggu (19/7/2026).Kegiatan tersebut diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang menyatakan tidak memberikan ruang bagi aktivitas maupun kampanye LGBTQ di wilayah kota.
Aksi akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan salat Subuh berjemaah, kemudian dilanjutkan khataman Al-Qur'an, pembacaan shalawat, zikir bersama, hingga tausyiah yang akan disampaikan sejumlah ulama dan tokoh agama di Kota Palembang.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai yang dianut masyarakat serta mendukung kebijakan pemerintah pusat.
Menurutnya, Pemkot Palembang mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 yang memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter terhadap negara.
“Pemkot Palembang berkomitmen menjaga nilai-nilai Pancasila, norma agama, budaya lokal, dan ketahanan keluarga. Karena itu kami tidak memberikan ruang bagi penyebaran maupun kampanye yang dibandingkan dengan nilai-nilai tersebut,” kata Ratu Dewa, Sabtu (18/7/2026).
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi baru yang akan diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat. Regulasi tersebut terfokus pada penguatan karakter pendidikan, ketahanan keluarga, serta perlindungan terhadap generasi muda.
Selain itu, Pemkot Palembang akan memperkuat koordinasi dengan DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan guna menjaga ketertiban sosial di tengah masyarakat.
Ratu Dewa juga mengajak masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga nilai-nilai yang berlaku di Kota Palembang.
“Saya mengajak warga Palembang hadir dalam kegiatan ini dan membawa sajadah agar dapat mengikuti rangkaian acara dengan nyaman,” ujarnya.
Aksi damai tersebut diperkirakan akan melibatkan ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Aparat keamanan juga disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Andra Alfafa)
.png)

.png)
