Parigi Moutong – Kondisi sejumlah fasilitas di SMP Negeri 2 Bolano Lambunu (Bolam), Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dinilai memerlukan perhatian dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan awak media, terdapat beberapa bagian fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan. Beberapa kaca jendela ruang kelas terlihat telah pecah, sementara sisa pecahan kaca masih menempel pada kusen jendela sehingga berpotensi membahayakan. Untuk menutup bagian jendela yang berlubang, pihak sekolah memasang kayu sebagai penutup sementara.
Selain itu, kondisi plafon di beberapa ruangan juga tampak mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, papan tulis di ruang kelas pun sudah tidak layak digunakan secara maksimal. Meskipun bagian tripleknya masih utuh, rangka atau spanram penyangga papan tulis sudah mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan.
Untuk mengonfirmasi kondisi tersebut, pada 16 Juli 2026 awak media menghubungi Kepala SMP Negeri 2 Bolano Lambunu melalui pesan WhatsApp. Awak media menanyakan apakah pihak sekolah sebelumnya telah mengajukan permohonan perbaikan fasilitas kepada Dinas Pendidikan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, kepala sekolah menjawab, "Fasilitas apa itu yang memprihatinkan?"
Awak media kemudian menjelaskan bahwa terdapat beberapa kaca ruang kelas yang sudah pecah dan menanyakan sejak kapan kondisi tersebut terjadi.
Kepala sekolah menjawab, "Blum lama ini."
Awak media kembali menanyakan, "Sekitar dua bulan ya, Bu?" Namun hingga berita ini ditulis, tidak ada lagi tanggapan lanjutan dari kepala sekolah terkait pertanyaan tersebut.
Di balik kondisi fasilitas yang membutuhkan perhatian, terdapat hal positif yang patut diapresiasi. Disiplin para siswa dan siswi SMP Negeri 2 Bolano Lambunu dalam menjalankan ibadah terlihat sangat baik. Saat awak media berada di lokasi yang bertepatan dengan waktu salat, tampak salah seorang siswa sedang mengambil air wudu untuk menunaikan ibadah.
Awak media berharap kondisi sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan dapat segera menjadi perhatian pihak terkait agar proses belajar mengajar berlangsung dengan aman, nyaman, dan mendukung kualitas pendidikan bagi para siswa.

.png)

.png)

