• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Warga Resah, Wakil Bupati Siap Sidak Pangkalan dan Distributor

    Selasa, 21 Juli 2026, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T04:21:36Z
    masukkan script iklan disini




    Bojonegoro, ungkapfakta.info – 

    Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Bojonegoro menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. LPG bersubsidi tersebut merupakan kebutuhan pokok yang digunakan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kecil, untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

    Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah saat dikonfirmasi wartawan ungkapfakta.info melalui aplikasi WhatsApp menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh pangkalan maupun distributor LPG di wilayah Bojonegoro.

    Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok LPG 3 kg serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun penyimpangan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.

    Kelangkaan LPG 3 kg saat ini dirasakan hampir di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bojonegoro. Akibat sulitnya memperoleh gas bersubsidi, harga eceran di sejumlah wilayah mengalami kenaikan hingga berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per tabung, jauh di atas harga yang semestinya.

    Kondisi ini sangat memberatkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada LPG 3 kg untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

    Masyarakat berharap apabila ditemukan adanya oknum yang melakukan penimbunan atau dengan sengaja menghambat distribusi LPG 3 kg demi keuntungan pribadi, aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain itu, masyarakat juga meminta agar pemerintah melakukan pengawasan terhadap penggunaan LPG bersubsidi. LPG 3 kg seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro, bukan digunakan oleh kalangan yang tidak berhak. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui instansi terkait, termasuk Disperindag, diharapkan memperketat pengawasan terhadap pangkalan, distributor, maupun penyaluran LPG bersubsidi agar tepat sasaran.

    (Hendro)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e