• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Pelaksanaan Pembangunan Turap Dilingkungan Desa Sukatani Kecamatan Cisoka "Diduga Tidak Sesuai RAB

    Kamis, 16 Juli 2026, Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T05:30:55Z
    masukkan script iklan disini



    Banten, ungkapfakta.info

    Pembangunan pelaksanaan pembangunan Turap Penopang Tanah ( TPT) yang kegiatannya dilaksanakan di Kampung Kepudang RT 002/005 Desa Sukatani Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang yang dikerjakan oleh CV. Bilal Samudra, " diduga tidak sesuai RAB, " ada ketidaksesuaian dengan yang tertera di baliho plang informasi, yang terpasang di lokasi kegiatan, terpantau oleh kami awak media ungkapfakta.info, pada hari Senin 13/07/2021, 

    Informasi kegiatan pembangunan tersebut tertera di plang / baliho yang ditempel /dipaku ditembok rumah warga, 
    Nama kegiatan : T P T ( Turap Penopang Tanah) 
    Lokasi : Kepudang, Rt 002/005 Desa Sukatani, Kec. Cisoka
    Sumber Dana : APBD TA 2026
    Nilai Kontrak : Rp. 199.240.000,00
    Volume : Panjang : 54 m' x Tinggi 2 m'
    Pelaksana : CV. Bilal Samudra
    Masa kerja : 21 Hari Kalender,
    Pantauan kami awak media ungkapfakta.info, tampak dilokasi tidak semuanya bangunan turap tingginya mencapai 2 m', hanya sebagian yang posisinya diperbatasan /disamping rumah salah satu warga yang tinggal di perum regency, yang ketinggiannya " kurang lebih mencapai 2 m', "namun panjangnya hanya kisaran / kira - kira kurang dari 30 m'', " dan turap tersebut mutus, 

    Dan dilanjutkan lagi di posisi jalan Kampung titik lokasi dekat sekolah MA Arrohmah, dalam pantauan kami awak media, plang Sekolah MA Arrohmah bertuliskan alamat kampung Kepudang RT 001/005, sedangkan di baliho informasi proyek kampung Kepudang RT 002/005, apakah ada kekeliruan alamat, atau ada kekeliruan penulisan plang informasi proyek mengenai titik wilayah ke RT annya, 


    Dan mulai dititik dekat MA Arrohmah ini tampak turap tidak sesuai RAB, yang dalam RAB tertulis Tinggi 2 m', sedangkan turap dititik ini tampak kisaran "tingginya hanya kurang lebih 1 m' ". Sedangkan fakta lokasi di titik ini terpantau juga kisaran ketinggian dari dasar sampai jalan juga kurang lebih 1.m' , hal ini juga yang dinilai banyak pihak, tidak sesuai dengan plang informasi proyek kegiatan pembangunan turap penopang tanah. 


    Kamipun menggali informasi dengan menanyakan kepada pekerja proyek tersebut, " 𝘪𝘢" menjawab, " 𝘴𝘪𝘭𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘱𝘢𝘬 𝘫𝘢𝘳𝘰 𝘦𝘨𝘪, 𝘥𝘪 𝘒𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘚𝘢𝘳𝘢𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘤𝘢𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘑𝘢𝘺𝘢𝘯𝘵𝘪, 𝘥𝘪𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘳𝘰𝘺𝘦𝘬 𝘪𝘯𝘪, 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢, 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬, 𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘵𝘦𝘯𝘨 𝘢𝘫𝘢 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 ", 𝘥𝘪𝘢 𝘨𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘫𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘳𝘦𝘯 ", 𝘬𝘢𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢, 

    𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘰𝘮𝘰𝘳 𝘵𝘦𝘭𝘦𝘱𝘰𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘳𝘰 𝘦𝘨𝘪, 𝘫𝘢𝘸𝘢𝘣𝘯𝘺𝘢 "𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘶", 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘱𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢. pada Senin 13 Juli 2026, kira - kira pukul 10 : 30 Wib, dilokasi pembangunan proyek tersebut. 

    Kamipun terus mencari informasi, dapatlah kami nomornya " jaro egi " dari rekan media, kami berusaha untuk bisa terhubung dengan chat whatsapp dulu, lalu kami melakukan panggilan telepon via whatsapp, kami awak media bermaksud menanyakan terkait proyek TPT di kampung Kepudang, " 𝘪𝘢" pun mengkonfirmasi betul kalo proyek itu punya nya, dan "𝘪𝘢" mangakatan " 𝘢𝘥𝘶𝘶𝘩 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘫𝘢𝘵𝘢𝘯, 𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬 𝘬𝘰𝘯𝘵𝘦𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘫𝘢 𝘺𝘢, " kata jaro egi via telpon whatsapp, kamipun masih ingin tersambung untuk menggali informasi, dan "𝘪𝘢" menjawabnya lagi ", 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬 𝘬𝘰𝘯𝘵𝘦𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘫𝘢 ", ucapnya saat kami hubungi via telepon whatsapp, ( Senin 13 Juli 2026 ) kira - kira pukul 11 : 05 s/d 08 Wib. 

    Karena kami belum mendapatkan informasi, kamipun lanjut ke kantor Kecamatan Cisoka, dengan maksud menemui bidang / pengawas pembangunan, untuk menanyakan terkait proyek tersebut yang lokasi kegiatannya juga tidak jauh dari kantor kecamatan Cisoka, namun kata salah satu pegawai di kantor Kecamatan Cisoka mengatakan kepada kami, " 𝘖𝘩...𝘣𝘪𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢, 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘢𝘥𝘢 𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘪 𝘋𝘦𝘴𝘢, 𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬 𝘢𝘫𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘴𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘪𝘯𝘪 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘫𝘢𝘮 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 9 ( 𝘚𝘦𝘮𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯 ), 𝘬𝘦 𝘱𝘢𝘬 𝘚𝘶𝘱𝘳𝘪𝘺𝘢𝘵𝘯𝘢, kata salah satu pegawai dikantor Kecamatan Cisoka, pada Hari Senin 13/07/2026.

    Dihari berikutnya yaitu Selasa 14 Juli 2026 kami ke kantor Kecamatan Cisoka, beberapa pegawai di kantor Kecamatan Cisoka mengatakan, " 𝘱𝘢𝘬 𝘴𝘶𝘱𝘳𝘪𝘺𝘢𝘵𝘯𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘥𝘢𝘵𝘦𝘯𝘨, " Kata salah satu pegawai,

    Hingga hampir siang kamipun menanyakan lagi kepada pegawai yang lain, bahwa kami awak media ingin bertemu pak supriyatna, pegawai tersebut mencoba ke ruang kerja pak supriyatna, saat mencoba membuka pintu kantor, ternyata masih terkunci, dan "𝘪𝘢" mengatakan, " 𝘰𝘩... 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘭𝘪", katanya. 
    karena tidak ada, kamipun belum 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 ( 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘱𝘢𝘯 atau 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯) dari pihak pengawas pembangunan di Kecamatan Cisoka, 

    Begitu juga dengan jaro egi, saat kami mencoba menindak lanjuti, kata "𝘥𝘪𝘢", " 𝘜𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬 𝘬𝘰𝘯𝘵𝘦𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘺𝘢 ", 𝘯𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 pada Rabo malam kira - kira pukul 19 : 11 Wib, 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘢𝘪𝘵 𝘱𝘳𝘰𝘺𝘦𝘬, " , namun tidak ada jawaban / senyap,( 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘳𝘦𝘴𝘱𝘰𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘯𝘺𝘢𝘱), menurut rekan yang juga sebagai ketua ranting ormas pemuda pancasila Desa Sukatani, saat mencoba menghubunginya juga mengatakan "𝘴𝘦𝘯𝘺𝘢𝘱 / 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘳𝘦𝘴𝘱𝘰𝘯 ".

    Terkait proyek pembangunan turap juga menyisakan pilu bagi salah satu keluarga yang pengakuannya merasa kena dampaknya, Teddy & Siti Komariyah warga perum Regency Blok B14 no 12 A. "𝘒𝘢𝘮𝘪 𝘴𝘦𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘪𝘯𝘨 - 𝘱𝘶𝘪𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘶𝘮𝘱𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘮𝘣𝘰𝘬 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘪, 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘮𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘶𝘪𝘯𝘨 𝘯𝘶𝘮𝘱𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘮𝘣𝘰𝘬 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘪, 𝘱𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢 𝘱𝘳𝘰𝘺𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘱𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘪𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘫𝘢, 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘥𝘢𝘮𝘱𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢, 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘢𝘭𝘶𝘳𝘢𝘯 𝘢𝘪𝘳 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘶𝘵𝘶𝘱 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘳𝘦𝘮𝘣𝘦𝘴. 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘛𝘦𝘥𝘥𝘺, (13/07/2026 ). 

    𝘏𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘳𝘣𝘪𝘵𝘬𝘢𝘯, 𝘱𝘪𝘩𝘢𝘬 𝘱𝘪𝘩𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘢𝘪𝘵, 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘬𝘢𝘬𝘴𝘢𝘯𝘢 dan 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘢𝘸𝘢𝘴 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘳𝘦𝘴𝘮𝘪.

    (𝘛𝘢𝘶𝘧𝘪𝘬 / 𝘕𝘥𝘢𝘺 )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e