Sulawesi Tengah. Ungkapfakta
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol Moh. Kachfi Mardjuni, melakukan koordinasi bersama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Toli-Toli.
Koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Buol dan sekitarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi, kesiapsiagaan personel, serta langkah-langkah mitigasi dan respons cepat apabila terjadi bencana. Sinergi antara BPBD dan Basarnas dinilai sangat penting untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Kepala BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, menyampaikan kepada media ini, Minggu 26 Juli 2026 bahwa upaya mitigasi tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi harus dipersiapkan sejak dini melalui koordinasi dan kesiapsiagaan bersama.
"Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Basarnas Kabupaten Toli-Toli. Kesiapsiagaan harus dibangun bersama, sehingga ketika terjadi bencana, kita sudah memiliki langkah dan strategi penanganan yang jelas," ujarnya
Ia menambahkan, kondisi geografis Kabupaten Buol yang memiliki potensi berbagai jenis bencana membutuhkan kesiapan seluruh unsur terkait. Karena itu, peningkatan kapasitas, komunikasi, serta koordinasi lintas sektor menjadi hal yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sementara itu, koordinasi bersama Basarnas Toli-Toli diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam menghadapi situasi darurat, termasuk dalam proses pencarian dan pertolongan apabila terjadi bencana yang membutuhkan penanganan cepat.
Selain memperkuat respons kedaruratan, upaya mitigasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memahami potensi bencana di lingkungan masing-masing. Masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan kesiapsiagaan berbasis komunitas.
Sehingga langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko serta dampak bencana sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Buol.
Koordinasi antara BPBD Buol dan Basarnas Toli-Toli juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan penanggulangan bencana yang lebih terencana, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Rl
.png)

.png)
