Asahan, ungkapfakta.info
Semangat pembinaan warga tahanan terus dihadirkan melalui kegiatan bimbingan penyuluhan agama di Titipan Tahanan Polres Asahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan spiritual, motivasi, serta harapan bagi warga tahanan agar dapat melakukan introspeksi dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik Polres Asahan bekerja sama Kemenag Asahan
Ketua ( IPARI) kab Asahan H.Raja dedi H.MM .Bersama Kapolres Asahan AKBP. adi Sharma pramudita SH. S.I.K.M.sc it, menngunjungi titipan tahanan polres Asahan , pada Kamis, 13 Agustus 2026,
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT, diwakili Kasat Tahti Polres Asahan, Marini Mahdalena Tarigan, S.H. Kehadiran jajaran kepolisian bersama Penyuluh Agama menunjukkan adanya sinergi dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya menyentuh aspek keamanan, tetapi juga aspek mental dan spiritual warga tahanan.
Penyuluh agama di wakili Marwan,S.Kom.i .mengatakan Dalam penyampaiannya, Marwan " mengajak warga tahanan untuk menjadikan masa berada di dalam tahanan sebagai momentum berintrospeksi, memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Keterbatasan ruang dan keadaan bukan alasan untuk kehilangan harapan. Justru, masa tersebut dapat menjadi kesempatan untuk merenungkan kesalahan masa lalu dan membangun tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
H. Raja Dedi Hermansyah, MM., MA, ketua IPARI(ikatan penyuluh agama Republik Indonesia) Kab Asahan mengatakan Penyuluh Agama hadir di tengah masyarakat, seprti memberikan pendampingan dan pembinaan kepada warga binaan maupun warga tahanan.
Menurutnya, tugas Penyuluh Agama bukan hanya menyampaikan pesan keagamaan di masjid atau majelis taklim, tetapi juga hadir memberikan penguatan, motivasi dan harapan kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kehidupan Di balik jeruji tetap ada hati yang ingin berubah, ada jiwa yang ingin kembali kepada kebaikan.
semangat dan harapan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri,” ujar Raja Dedi.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Warga tahanan mengikuti bimbingan dengan tertib dan diharapkan dapat mengambil hikmah dari setiap nasihat yang disampaikan.
Melalui kegiatan tersebut, jeruji bukan menjadi akhir dari sebuah perjalanan, melainkan dapat menjadi ruang untuk melakukan perenungan, memperbaiki diri dan menumbuhkan harapan baru.
Wk. SH
.png)
.png)

