• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dugaan Pemasangan Pipa PDAM di Jalan Nanggul Desa Sukasari Disorot, Diduga Abaikan K3

    Ungkapfakta.info
    Rabu, 12 Agustus 2026, Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T09:45:43Z
    masukkan script iklan disini



    Tangerang— Kegiatan pemasangan pipa yang diduga berkaitan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan Nanggul, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (2/8/2026), mendapat sorotan terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


    Saat wartawan berada di lokasi, sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas penggalian tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap, salah satunya sepatu boot. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat pekerjaan penggalian memiliki potensi risiko kecelakaan yang cukup tinggi.



    Pekerjaan penggalian atau excavation work merupakan aktivitas yang umum dilakukan dalam berbagai proyek konstruksi dan utilitas, termasuk pembangunan fondasi, pemasangan jaringan pipa air dan gas, serta instalasi kabel bawah tanah. Karena itu, penerapan K3 dalam pekerjaan penggalian bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan bagian penting untuk melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja.


    Pengelolaan risiko K3 yang baik diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, terutama pada pekerjaan yang melibatkan penggalian tanah dengan kedalaman tertentu.


    Salah seorang pelaksana kegiatan, Yadi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut.


    “Saya kurang begitu tahu untuk PT-nya. Untuk kedalamannya sekitar 1,5 meter, sedangkan saya hanya bekerja saja. Ini pekerjaan PDAM,” tuturnya.


    Sementara itu, seorang pekerja di lapangan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pekerjaan pemasangan pipa tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 600 meter.


    “Pekerjaannya sekitar 600 meter. Ini baru sampai 300 meter, Bang. Coba saja pelaksananya ada di kontrakan itu, temui saja,” ungkapnya.


    Ketika kembali dikonfirmasi mengenai penerapan K3, khususnya terkait pekerja yang tidak menggunakan sepatu boot saat melakukan pekerjaan di lokasi, pelaksana kegiatan menyatakan bahwa perlengkapan keselamatan sebenarnya telah disediakan.


    “Sudah disiapkan, padahal peralatannya ada, Bang,” tegasnya.


    Namun demikian, keberadaan perlengkapan K3 yang telah disediakan perlu diikuti dengan penggunaan secara konsisten oleh seluruh pekerja selama berada di area kerja. Hal tersebut penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan, terlebih pekerjaan penggalian dengan kedalaman sekitar 1,5 meter memiliki risiko keselamatan yang perlu diperhatikan.


    Penerapan K3 yang sesuai standar diharapkan menjadi perhatian pihak pelaksana maupun pihak terkait agar kegiatan pemasangan pipa dapat berjalan dengan aman serta memberikan perlindungan maksimal kepada para pekerja di lapangan.


    Red/Tim*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e