• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Festival Pencak Silat Yayasan Medal Suci TTKKDH Meriah, Kesti TTKKDH Petir Dikukuhkan

    Jumat, 21 Agustus 2026, Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T08:47:47Z
    masukkan script iklan disini





    Serang, Ungkapfakta.info-

     Festival pencak silat yang digelar Yayasan Medal Suci TTKKDH berlangsung meriah di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai atraksi pencak silat dan debus yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Banten.


    Festival berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB dan dihadiri sejumlah unsur Muspika Kecamatan Petir, di antaranya Kapolsek Petir, Danramil, perangkat Desa Mekar Baru, Ketua IPSI Kabupaten Serang, tokoh masyarakat, peserta festival, serta masyarakat setempat.


    Pada rangkaian acara malam hari, turut hadir jajaran kepengurusan TTKKDH, di antaranya Ketua DPD Hj. Suriyat, Wakil Ketua DPP H. Maman Sulaeman, Ketua Yayasan Medal Suci Abah Sakun, serta Tafsunzi S.Pd., selaku Pembina Kesti TTKKDH Cimade.



    Selain menjadi ajang pertunjukan dan kompetisi pencak silat, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pengukuhan kepengurusan Kesti TTKKDH Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, untuk masa bakti 2026–2029. Pengukuhan diharapkan dapat memperkuat roda organisasi agar berjalan sesuai AD/ART serta ketentuan yang berlaku.


    Kegiatan juga menjadi bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya Banten. Salah satu rangkaiannya adalah tradisi keceran mata yang diikuti para pesilat Kesti TTKKDH serta masyarakat sekitar.

    Pembina I Kesti TTKKDH, Tafsunzi atau yang akrab disapa Pak Guru Ucu, S.Pd., mengatakan festival tahun ini berhasil dimenangkan Sanggar Seni Medal Suci Petir sebagai juara umum.


    “Festival ini diikuti oleh sejumlah DPC se-Kabupaten Serang dan peserta dari tingkat nasional. Pemberian trofi juara dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Kesti TTKKDH,” ujarnya.


    Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Sanggar Medal Suci, Abah Sakun, mengungkapkan bahwa keberadaan Medal Suci saat ini telah berkembang di sejumlah daerah, seperti Jambi, Palembang, Belitung, dan Surabaya.


    “Alhamdulillah, Medal Suci sudah ada di berbagai daerah. Untuk kegiatan keceran sendiri merupakan agenda rutin tahunan,” katanya.



    Ketua Harian DPC Petir, Ayu Sari Susanti, turut mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif bagi para pesilat untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.


    “Saya sangat bangga melihat para pesilat yang terus mau mengembangkan bakatnya,” ujarnya.


    Wakil Ketua DPP Kesti TTKKDH, H. Maman Sulaeman, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.


    “Alhamdulillah, acaranya sangat meriah. Harapan kami, budaya Kesti TTKKDH dapat terus ditingkatkan sehingga tercipta suasana yang harmonis dan silaturahmi tanpa batas,” ungkapnya.



    Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya harus terus dilakukan untuk menjaga marwah Kesti TTKKDH sebagai bagian dari warisan seni dan budaya masyarakat Banten.


    “Sebagai insan IPSI, khususnya dan masyarakat pada umumnya, mari kita jaga dan lestarikan budaya warisan adiluhung dari nenek moyang agar pencak silat terus berkembang di tanah air,” pesannya.


    Pelaksanaan festival tersebut didukung melalui swadaya anggota dan pengurus, termasuk dukungan dari H. Maman Sulaeman selaku Wakil Ketua DPP Pusat serta Hj. Sulihat selaku Ketua DPD Kabupaten Serang.


    Kegiatan Festival Pencak Silat Yayasan Medal Suci TTKKDH diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga keberlangsungan seni pencak silat dan budaya Banten agar tetap hidup serta dikenal generasi mendatang.



    (Kabiro Dosi Sahara Surya)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e