Memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, dr. Yong Marzuhaili, MKM, mengajak seluruh insan kesehatan menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana negara mampu menghadirkan pelayanan dasar yang dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, mudah dan berkualitas.
«“Kemerdekaan harus kita isi dengan pengabdian. Dalam bidang kesehatan, bentuk pengabdian kita adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, berkualitas dan merata,” ujar dr. Yong.»
Ia menegaskan, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun wilayah pelosok Pasaman memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Karena itu, pemerataan akses kesehatan menjadi salah satu perhatian penting Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman.
Kesehatan Tidak Boleh Terhalang Jarak
dr. Yong mengatakan kondisi geografis Pasaman menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.
Namun, menurutnya, tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat di daerah terpencil untuk mendapatkan pelayanan yang lebih rendah.
“Pasaman memiliki wilayah yang luas. Ada masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota dan fasilitas kesehatan. Karena itu, kita harus terus mencari cara agar jarak tidak menjadi penghalang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Salah satu upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasaman adalah menghadirkan layanan SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman). Program tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan transportasi kesehatan, termasuk penjemputan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan dan berbagai kebutuhan rujukan.
Menurut dr. Yong, kehadiran layanan seperti itu merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat.
Pelayanan Kesehatan Harus Merata
Dr. Yong menekankan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai rumah sakit dan puskesmas, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang sehat serta memperoleh pelayanan secara berkesinambungan.
Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Tenaga kesehatan adalah bagian dari garda terdepan pelayanan pemerintah. Mari kita bekerja dengan hati, menjaga profesionalisme dan memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat.
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan fasilitas kesehatan secara tepat.
Semangat Kemerdekaan, Semangat Melayani
Memasuki usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia, dr. Yong mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan di Kabupaten Pasaman untuk menjadikan semangat para pejuang sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas.
Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan pengabdian.
“Kalau dulu para pejuang mengorbankan tenaga dan pikiran untuk merebut kemerdekaan, maka sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI juga menjadi energi untuk terus memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasaman.
“Kita ingin masyarakat Pasaman sehat, produktif dan memiliki akses pelayanan kesehatan yang baik. Itu adalah bagian dari cita-cita pembangunan yang harus kita perjuangkan bersama,” kata dr. Yong.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan serta menyampaikan masukan apabila menemukan kendala dalam pelayanan.
“Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Masukan masyarakat sangat penting untuk evaluasi dan perbaikan pelayanan kesehatan ke depan,” tuturnya.
Menutup pesannya, dr. Yong mengajak seluruh masyarakat Pasaman menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap kesehatan.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga kesehatan, saling peduli dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa sendiri ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga Pasaman semakin sehat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.
(Joni Satri)
.png)

.png)

