Kab, Kubu Raya __ Setelah melakukan croscek lapangan dan lewat tindakan perbaikan, Proyek P3-TGAI, Aspirasi DPR-RI Dapil Kalbar 2 yang sempat dipersoalkan warga, kini pelaksanaannya sudah sesuai ketentuan.
" Tindakan lewat perbaikan tersebut merupakan hal positif dan sangat kami hargai. Mudah-mudahan 18 titik perkerjaan P3-TGAI tahun anggaran 2026 ini semuanya berjalan dengan baik tanpa ada kendala yang signifikan, " ujar masyarakat sekitar.
Yang penting, selain fisik, katanya, Gapoktan di Sungai Rengas Kubu Raya juga ikut andil didalamnya, seperti yang sekarang ini di realisasikan dilapangan.
" Beberapa problem yang kemarin implementasinya dianggap keluar dari spesifikasi tehnis sudah ditangani secara menyeluruh berdasarkan ketentuan yang di intruksikan oleh BWSK 1, " tegasnya.
" Kita juga menghaturkan terima kasih atas kritikan teman-teman sebagai perbaikan kinerja agar pekerjaan kami kedepannya bisa lebih baik lagi sesuai harapan masyarakat, " ucap salah satu pekerja.
Masukan, saran dan arahan dari Balai dilapangan, sambungnya, menjadi acuan bagi kita dalam mencapai kualitas dan kwantitas hasil pekerjaan yang diharapkan.
Untuk diketahui, Proyek P3-TGAI 03A masih berjalan, BWS Kalimantan I Pastikan Pekerjaan Sesuai Ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Bahkan Tim dari Balai turun langsung melakukan pemantauan ke lokasi kegiatan, Selasa (25/8/2026).
Tim BWS Kalimantan I melihat langsung kondisi dan perkembangan pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Binua Raja.
Salah satu anggota tim menyampaikan, apabila dalam hasil pemeriksaan ditemukan adanya indikasi kekurangan volume pekerjaan, maka temuan tersebut akan dilakukan penghitungan dan evaluasi lebih lanjut.
“ Kalau ada indikasi temuan volume pekerjaan, selanjutnya akan kita hitung. Dari hasil temuan tersebut akan dilakukan evaluasi, termasuk kemungkinan penambahan volume pekerjaan,” ujarnya saat berada di lokasi.
Sementara berdasarkan papan informasi kegiatan, proyek tersebut merupakan bagian dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari APBN dengan nilai kegiatan sebesar Rp195 juta.
Pelaksana kegiatan adalah P3A Binua Raja dengan nomor kontrak HK 0201/B/Bws9.6.3/2026/P3A-396/2. Pekerjaan dimulai tanggal 15 Juni 2026 dan dijadwalkan selesai pada 12 September 2026, dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Berdasarkan hasil pantauan tim investigasi awak media di lapangan pada Selasa (25/8/2026), proses pekerjaan masih berlangsung. Secara visual, progres pekerjaan diperkirakan telah mencapai sekitar 70 persen.
Dengan adanya pemantauan langsung dari pihak BWS Kalimantan I, pelaksanaan proyek diharapkan dapat terus berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi mutu maupun volume pekerjaan, serta memberikan manfaat bagi petani dalam mendukung pengelolaan dan peningkatan jaringan irigasi, "(Tim/Redaksi)
.png)

.png)

