PASAMAN—Ungkap Fakta.Info.
Memaknai kemerdekaan Indonesia tidak cukup hanya melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Bagi Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol Pasaman, dr. Hamdi, Sp.A, kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Salah satu bentuk nyata kehadiran tersebut adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang mudah diakses, profesional, aman, humanis, dan berkeadilan.
Menurut dr. Hamdi, rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masyarakat memperoleh haknya atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Di rumah sakit, wujud pengabdian itu adalah memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, serta mengutamakan keselamatan pasien,” ujar dr. Hamdi.
Ia menegaskan, RSUD Tuanku Imam Bonjol merupakan rumah sakit milik masyarakat Pasaman. Karena itu, kepercayaan masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga oleh seluruh jajaran rumah sakit, (17/8/2026).
Dr. Hamdi juga menilai kritik, saran, dan pengaduan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses perbaikan pelayanan.
“Kami selalu terbuka terhadap kritik dan saran. Jika ada kekurangan dalam pelayanan, silakan disampaikan melalui kanal yang tersedia. Masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kami semakin baik ke depannya,” katanya.
Pelayanan Kesehatan sebagai Wujud Kemerdekaan
Menurut dr. Hamdi, setiap pasien yang datang ke rumah sakit berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan. Karena itu, pelayanan tidak boleh hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga harus disertai empati dan kepedulian.
“Pasien datang ke rumah sakit bukan untuk mencari masalah, tetapi untuk mendapatkan pertolongan. Maka sudah menjadi kewajiban kita memberikan pelayanan sebaik mungkin,” tegasnya.
Ia menambahkan, peningkatan mutu pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh unsur rumah sakit, bukan hanya tenaga medis.
Petugas administrasi, perawat, dokter, tenaga penunjang, hingga jajaran manajemen memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan pelayanan yang aman, nyaman, dan memberikan pengalaman yang baik bagi pasien serta keluarga.
Keterbukaan dan Pengaduan Masyarakat
Sebagai bagian dari upaya mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat, RSUD Tuanku Imam Bonjol juga terus mendorong keterbukaan informasi dan kemudahan akses pengaduan.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga bersama. Karena itu, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan masukan kepada rumah sakit,” ujarnya.
Menurutnya, rumah sakit yang baik bukanlah rumah sakit yang menganggap dirinya tanpa kekurangan, melainkan rumah sakit yang mau mendengar, mengevaluasi, dan terus melakukan perbaikan.
“Kalau ada kekurangan, tentu harus kita akui dan kita perbaiki. Kritik dari masyarakat harus kita jadikan energi untuk berbenah, bukan sesuatu yang harus dihindari,” tambahnya.
Semangat Kemerdekaan untuk Terus Mengabdi
Memasuki peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dr. Hamdi mengajak seluruh insan kesehatan di RSUD Tuanku Imam Bonjol menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
Ia berharap seluruh jajaran rumah sakit dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan keselamatan pasien, mutu pelayanan, dan kepuasan masyarakat sebagai prioritas.
> “Mari kita isi kemerdekaan ini dengan pengabdian. Bagi kami di rumah sakit, pengabdian itu adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berupaya menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat Pasaman ikut menjaga fasilitas kesehatan sebagai aset bersama.
“Rumah sakit ini milik masyarakat Pasaman. Mari kita jaga bersama. Kami dari manajemen akan terus meningkatkan pelayanan, sementara masyarakat dapat berperan memberikan masukan dan pengawasan secara konstruktif,” tutup dr. Hamdi.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Semoga semangat kemerdekaan terus menjadi energi bagi seluruh insan RSUD Tuanku Imam Bonjol untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional,humanis,aman dan berkeadilan bagi masyarakat Pasaman.(Joni Satri)
.png)

.png)

