• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Meriah! Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi Dalam Kirab Budaya Desa Cibuyur Warungpring Dan Sekaligus Menjadi Panggung Tradisi Serta Silaturahmi

    Anggit Kurniawan
    Minggu, 30 Agustus 2026, Agustus 30, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T00:55:41Z
    masukkan script iklan disini



     

    Foto:irin-iringan gunungan hasil bumi dalam acara kirab budaya desa Cibuyur


    Pemalang. ungkapfakta.info -Suasana Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang mendadak meriah pada Sabtu, 29/08/ 2026. Ribuan warga memadati jalan desa untuk menyaksikan Kirab Budaya yang digelar sebagai bentuk syukur dan pelestarian tradisi lokal.

    Acara dibuka langsung oleh Camat warungpring Agus Syarif Nurhadi, S.H. Turut hadir Plt Bupati Pemalang Nurcholis bersama  Sekda Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, jajaran Forkopimcam, serta Anggota DPRD Kabupaten Pemalang. Kehadiran para pejabat itu menambah semarak kirab yang diikuti seluruh warga dan kelompok kesenian se-desa.


    Sejak pukul 02:00 WIB, barisan kirab mulai bergerak dari Balai Desa Cibuyur. Barisan paling depan diisi para bejabat daerah, camat,lurah dan pejabat desa yang lain, Di belakangnya menyusul parade kostum yang terbuat dari bambu, kerajinan bambu hingga gunungan hasil bumi yang nanti di perebutkan.

    Warga tumpah ke pinggir jalan. Ada yang sambil membawa anak, ada pula yang merekam dengan ponsel. Sepanjang rute panitia menyediakan pengamanan barisan untuk membatasi jalur penonton. Backsound sholawat yang mengiringi barisan membuat suasana seremonial semakin kental.


    Plt Bupati Pemalang dalam sambutannya mengapresiasi semangat warga Cibuyur. Ia menyebut kirab budaya bukan hanya hiburan, tetapi juga cara menjaga identitas desa agar tidak terkikis zaman. 
    “Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan seperti ini. Budaya adalah jati diri kita. Kalau kita lestarikan, maka desa akan semakin kuat dan dikenal,” ujarnya.

    Foto: Plt Bupati Pemalang Nurcholis tengah memberikan sambutan dalam cara kirab Budaya Desa Cibuyur. 


    Camat Warungpring menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar warga dan antar lembaga. Forkopimcam dan Anggota DPRD yang hadir kompak berjalan bersama barisan, disambut tepuk tangan masyarakat.


    Puncak kemeriahan terjadi saat 3 gunungan hasil bumi diperebutkan warga. Begitu aba-aba dilepas, ratusan warga langsung berhamburan berebut gunungan, semua berebut hasil bumi: cabai, jagung, pisang, hingga sayur mayur.
    Teriakan, tawa, dan sorakan bercampur jadi satu. Menurut warga, hasil dari gunungan dipercaya membawa berkah dan rezeki untuk setahun ke depan. Dalam hitungan menit gunungan ludes tak bersisa. Tradisi rebutan ini jadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Cibuyur atas hasil panen.

    foto: Warga berebut gunungan hasil bumi


    Kirab ditutup dengan doa bersama dan pembagian hasil bumi dari gunungan kepada warga. Panitia berharap agenda tahunan ini bisa terus digelar dan menjadi ikon wisata budaya di wilayah selatan Pemalang.

    Kirab Budaya Cibuyur 2026 membuktikan bahwa tradisi dan pemerintahan bisa jalan beriringan. Dengan dukungan tokoh daerah dan partisipasi warga, pelestarian budaya bukan lagi sekadar wacana, melainkan gerakan nyata dari desa untuk Indonesia** ATK

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e