![]() |
| ungkapfakta.info |
Lampung Tulang Bawang — Di tengah situasi rumah tangga yang retak dan keputusan berpisah yang diambil, muncul pandangan yang tajam dan mendalam. Banyak yang mengira pihak yang ditinggalkanlah yang akan hancur, namun kenyataannya justru sebaliknya. Yang hancur bukanlah ia yang tetap tinggal, melainkan mereka yang pergi dengan membawa kebohongan, ketidakjujuran, dan membiarkan bisikan orang lain menguasai hati.
Aprilia Sentika, selaku anak kandung, menyampaikan.Red
"Biarlah hancur yang hancur. Kalau Bapak mah kagak hancur. Yang pergi saja yang hancur, yang tinggal mah kagak. Yang pergi itu yang meninggalkan kebenaran, yang merusak janji, yang lebih mendengarkan bisikan orang luar. Maka wajar jika merekalah yang akhirnya hancur bukan karena orang lain, tapi karena pilihan mereka sendiri. Ungkapnya
Yang tinggal justru semakin kuat, semakin teguh, karena berpijak pada kebenaran dan di bawah lindungan Allah. Yang dibangun di atas kebohongan pasti akan runtuh dengan sendirinya. Dan ketika itu terjadi, jangan heran karena itulah hukum Allah, di mana yang benar akan tetap tegak, dan yang salah akan jatuh dengan sendirinya."
Pernyataan ini disampaikan dengan kepala dingin dan penuh pertimbangan. Sebagai anak, ia menyaksikan bahwa keteguhan hati dan kepercayaan kepada Allah adalah fondasi yang takkan pernah bisa diruntuhkan oleh siapa pun. Yang pergi boleh saja pergi, namun ketahuilah merekalah yang akan menanggung segala konsekuensi dari keputusan yang diambil. Dan pada akhirnya, kebenaranlah yang akan berdiri tegak sampai akhir zaman. Pungkasnya
Pewarta: Yantoni Tipikor
.png)

.png)

