• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dinas Peternakan Tulang Bawang Bungkam, Sidak Kandang Ayam Talang Tembesu Tanpa Kejelasan

    Kamis, 03 September 2026, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T14:01:43Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    TULANG BAWANG – Masalah lingkungan yang mengganggu warga Talang Tembesu, Kecamatan Menggala Selatan kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung justru menghadapi tembok kebisuan dari pihak berwenang. Pasalnya, setelah pemberitaan sebelumnya, Dinas Peternakan Kabupaten Tulang Bawang memang turun melakukan inspeksi mendadak (sidak), namun tetap bungkam seraya saat diminta penjelasan lanjut oleh tim media ungkap fakta.

     

    Sebagaimana dilaporkan warga dan Ketua RT setempat sebelumnya, keberadaan kandang ayam milik pihak yang bukan warga asli desa ini memicu keluhan tajam. Dampaknya terasa nyata, bau busuk yang menyengat dan serangan lalat luar biasa banyaknya, sangat mengganggu kesehatan serta kenyamanan hidup lingkungan sekitar.

     

    “Rumah sudah ditutup rapat pun bau tetap masuk. Lalat merajalela sampai ke makanan dan ruang tamu. Hal ini terjadi terus-menerus, terasa makin menyengat terutama saat cuaca panas terik,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disebut identitasnya.

     

    Kondisi ini dinilai mengabaikan prinsip kesehatan dasar, tata ruang, dan kelayakan lingkungan hidup, serta berpotensi melanggar aturan hukum yang berlaku. Meskipun Dinas Peternakan merespons pemberitaan dengan turun ke lapangan pada hari Rabu, tertanggal 2 September 2026, namun di titik penegasan dan klarifikasi justru menghilang.

     

    Tim media ungkap fakta telah berulang kali berupaya menghubungi Kepala Bidang Peternakan, Bapak Nasip, baik melalui pesan tertulis via WhatsApp maupun sambungan teleponnya, namun tidak mendapatkan tanggapan sedikit pun. 


    Pihak berwenang memilih membisu, seolah-olah inspeksi yang dilakukan selesai begitu saja tanpa hasil, rencana tindak lanjut, maupun rasa tanggung jawab menjawab keluhan publik yang sudah lama terabaikan.

     

    Kebisuan ini memperkuat dugaan bahwa perhatian terhadap kenyamanan dan hak warga masih sangat lemah, serta menimbulkan pertanyaan besar, apakah kehadiran di lapangan hanyalah gerakan simbolis belaka.


     

    Pewarta: Yantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e