PADANG PARIAMAN — Sebuah dokumen “Rekap Usulan Program Unggulan (VSI dan MSI) TA. 2026 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang” memunculkan angka fantastis. Dalam dokumen tersebut tercantum 33 usulan pekerjaan infrastruktur dengan total pagu anggaran mencapai Rp19.450.000.000.
Angka belasan miliar rupiah itu tersebar untuk berbagai pekerjaan strategis, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi jembatan, peningkatan serta perbaikan jalan, rehabilitasi jaringan irigasi, pengamanan badan jalan, hingga pembangunan sarana pendukung masyarakat.
Salah satu usulan yang tercantum adalah Pembangunan Jembatan Ujung Tanah di Sungai Geringging dengan pagu sekitar Rp1,2 miliar.
Tak hanya itu, sejumlah pekerjaan jalan juga masuk dalam daftar, di antaranya peningkatan jalan Sikta–Air Malintang, peningkatan jalan komunitas Sei Geringging, rehabilitasi Jalan Simpang 4 Kalawi–Padang Kambie, hingga berbagai pekerjaan jalan di wilayah Sintuak, Nan Sabaris, VII Koto, Batang Gasan, Lubuk Alung, Padang Sago dan sejumlah kawasan lainnya.
Sorotan lainnya adalah sektor irigasi. Dokumen tersebut memuat sejumlah usulan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, termasuk jaringan irigasi di wilayah Sungai Geringging, IV Koto Aur Malintang, dan Lubuk Alung.
Jika seluruh usulan dalam dokumen tersebut terealisasi sesuai pagu yang tercantum, program ini berpotensi memberikan dampak terhadap akses transportasi masyarakat, konektivitas antarwilayah, pengairan pertanian, serta infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Beberapa usulan dengan nilai cukup besar antara lain:
Pembangunan Jembatan Ujung Tanah – Sungai Geringging: sekitar Rp1,2 miliar.
Peningkatan Jalan Sikta–Air Malintang: sekitar Rp800 juta.
Peningkatan Jalan Komunitas Sei Geringging: sekitar Rp800 juta.
Pengaman badan jalan – Duku–Kasang: sekitar Rp1,2 miliar.
Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Bdr. Lambeh – Sungai Geringging: sekitar Rp1,2 miliar.
Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Bdr. Tembok: sekitar Rp1,05 miliar.
Pembangunan Jembatan Seulayar Ulaakan Tapakis (lanjutan): sekitar Rp800 juta.
Catatan penting: angka-angka tersebut merupakan pagu dalam dokumen rekap usulan, sehingga tidak otomatis berarti seluruh pekerjaan telah ditetapkan, dikontrakkan, atau direalisasikan.
Besarnya nilai usulan tentu menjadi perhatian masyarakat. Infrastruktur bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Jalan yang mulus, jembatan yang aman dan jaringan irigasi yang berfungsi merupakan kebutuhan nyata masyarakat yang bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari.
Kini pertanyaan besarnya: sejauh mana 33 program yang diusulkan tersebut akan masuk tahap penetapan dan pelaksanaan?
Masyarakat tentunya berharap setiap rupiah anggaran yang nantinya direalisasikan benar-benar menghasilkan infrastruktur berkualitas, tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Rp19,45 MILIAR bukan angka kecil. Jika terealisasi secara optimal, ini bukan sekadar proyek pembangunan—ini bisa menjadi salah satu gebrakan besar infrastruktur Padang Pariaman pada TA 2026.(*)

.png)

.png)


