• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Muba Dihantui Asap dan Ketidakpastian Kerja, Ke Mana Arah Prioritas Pemerintah

    Senin, 21 September 2026, September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T05:18:30Z
    masukkan script iklan disini




    MUBA, Kabut asap kembali menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Di tengah kondisi tersebut, warga mempertanyakan sejauh mana pemerintah daerah mengambil langkah nyata untuk menangani kebakaran lahan dan hutan yang diduga menjadi sumber asap.


    MAUZAN KETUA DPD Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba Angkat bicara “Pak Bupati, lihatlah kondisi masyarakat sekarang. Asap dan Api merajalela yg sedang mengepung masyarakat Musi banyuasin, aktivitas terganggu, masyarakat resah. Kami ingin tahu, apa yang menjadi prioritas pemerintah daerah saat kondisi seperti ini?” Bukan memprioritaskan urusan minyak semata, ujarnya Senin (21/09/26). 


    Menurutnya pemerintah daerah Fokus hanya  urusan illeggal drilling dan Refinery semata . Persoalan kebakaran lahan, asap, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat juga membutuhkan tindakan yang cepat, terbuka, dan terukur.


    “Kalau masyarakat petani kecil yang menggantungkan hidup dengan kebun dan lahan-lahan untuk menafkahi kehidupan sehari-hari habis di lalap d jago merah mau makan apa , mengapa persoalan seperti ini Bupati hanya diam saja,hanya sibuk dengan prioritas masalah minyak .


    asap yang dirasakan banyak masyarakat tidak boleh ditanyakan. 


    Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin harus hadir dalam permasalahan ini dengan mendirikan posko-posko kesehatan dan  sentuhan langsung memberi bantuan kepada mereka yang terdapat musibah , pemerintahan juga harus hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan,” ungkap Mauzan. 


    Aktivitas minyak tradisional memang perlu ditangani sesuai aturan apabila ditemukan pelanggaran. Namun, pemerintah juga diharapkan tidak menutup mata terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.


    “Pak Bupati, rakyat ini bukan minta hidup mewah. Rakyat hanya ingin makan dan menghidupi keluarga. Kalau mata pencaharian ditertibkan, apa solusi yang disiapkan pemerintah? Jangan sampai rakyat kehilangan penghasilan, sementara mereka tidak tahu harus mencari nafkah dari mana,” lanjutnya.


    Gempita juga meminta pemerintah daerah menyampaikan kepada publik mengenai kondisi kebakaran lahan di Muba, mulai dari lokasi, luas lahan terdampak, langkah pemadaman, hingga upaya pencegahan agar kabut asap tidak terus meluas.


    "Jangan sampai pemerintah terlihat begitu cepat ketika berhadapan dengan rakyat kecil, tetapi masyarakat harus menunggu ketika membutuhkan perlindungan dari asap dan kebakaran hutan,krisis air bersih,kesehatan.


    Kini masyarakat menunggu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Bukan sekadar pernyataan, tetapi tindakan yang benar-benar dirasakan masyarakat," harap Mauzan.


    Team

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e