Ngawi, ungkapfakta.info-
Puluhan warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi, mengeluhkan aktivitas peternakan ayam petelur yang berada di sekitar permukiman.
Warga mengaku terganggu oleh bau tidak sedap dari kotoran ayam, banyaknya lalat, hingga bulu ayam yang beterbangan ke lingkungan rumah.
Sejumlah warga juga mengeluhkan gatal-gatal yang diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan di sekitar peternakan.
Wartini, salah seorang warga yang rumahnya berada dekat kandang, mengatakan kondisi tersebut turut membuat pelanggan warung makannya merasa tidak nyaman.
Warga berharap peternakan dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih jauh dari permukiman atau pengelolaan limbahnya segera diperbaiki.
Pemerintah Desa Rejomulyo sebelumnya telah berupaya mempertemukan warga dan pemilik usaha bersama sejumlah instansi terkait untuk mencari solusi. Namun, pertemuan yang direncanakan belum membuahkan hasil karena pemilik usaha tidak hadir.
Sebelumnya, pemerintah desa bersama DLH dan Satpol PP juga telah melakukan pengecekan lokasi pada 23 April 2026. Warga kini berharap ada tindak lanjut terkait pengelolaan limbah dan kotoran ternak.
Menurut warga karena menganggu lingkungan sekitar
(Ganda)
.png)
.png)

