• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BREAKING NEWS
    Memuat berita terbaru Ungkap Fakta...
    Skor, hasil dan jadwal sepak bola
    Menghubungkan ke data pertandingan...
    Sumber data: API-Football

    Iklan

    Menyemai Inspirasi dari Sumsel: Dialog Ketua IGI Sumsel Bersama Santri ICBS Harau

    Rabu, 21 Oktober 2026, Oktober 21, 2026 WIB Last Updated 2026-10-21T15:43:44Z
    masukkan script iklan disini



    Sumsel – Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui perjumpaan, dialog, dan pengalaman langsung bersama para pemimpin. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan ICBS Fellowship Leaders Dialogue antara Panglima Zahran Wantha, santri kelas 7.4 Andalusia Insan Cendekia Boarding School Harau, Sumatera Barat, dengan Ketua Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumatera Selatan, Sapto Abadi, S.Pd., M.Pd., pada Rabu (21/10/2026).

    Kunjungan dan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari program Insan Cendekia Boarding School Harau untuk mengisi liburan Birrul Walidain dengan kegiatan edukatif dan bermakna. Melalui dialog bersama praktisi pendidikan, santri mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, belajar dari pengalaman tokoh, serta memahami nilai-nilai kepemimpinan dan pembentukan karakter.
    Dalam pertemuan tersebut, Sapto Abadi menyampaikan tiga pesan utama bagi generasi muda, yakni pentingnya integritas, penguatan keimanan dan ketakwaan, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu.

    Menurut Sapto, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan kejujuran dan integritas. Ilmu pengetahuan yang tinggi tanpa karakter yang baik berpotensi disalahgunakan. Karena itu, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sikap dan tanggung jawab dalam menggunakan ilmu.

    Ia juga menekankan bahwa keimanan dan ketakwaan merupakan fondasi pembentukan karakter. Kesadaran bahwa setiap tindakan berada dalam pengawasan Allah SWT diharapkan menumbuhkan kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

    Pesan berikutnya adalah pentingnya menghargai kesempatan memperoleh pendidikan. Sapto mengingatkan bahwa tidak semua anak memiliki kesempatan belajar dengan fasilitas yang mendukung pengembangan potensi secara menyeluruh. Oleh sebab itu, para santri Insan Cendekia Boarding School Harau diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan bersungguh-sungguh.
    “Tidak semua anak bisa bersekolah di sekolah yang memiliki fasilitas lengkap. ICBS memiliki semua yang kita butuhkan untuk mengembangkan potensi. Maka, bersungguh-sungguhlah belajar,” pesannya.

    Sapto juga menyampaikan apresiasi terhadap lingkungan pendidikan ICBS Harau yang dinilainya mendukung proses belajar dan pembentukan karakter santri. Ia bahkan menggambarkan ICBS Harau sebagai *surga dunia*, tempat yang indah bagi para santri untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan.

    “ICBS Harau adalah surga dunia, tempat yang indah bagi para santri untuk menuntut ilmu, membentuk karakter, dan mempersiapkan masa depan. Karena itu, saya mengajak seluruh orang tua di Sumatera Selatan untuk tidak ragu menyekolahkan putra-putrinya di ICBS Harau, Sumatera Barat. Percayakan pendidikan mereka di tempat terbaik untuk tumbuh dan belajar,” ungkap Sapto Abadi.
    Bagi Panglima Zahran Wantha, dialog ini menjadi kesempatan untuk belajar langsung dari seorang praktisi pendidikan sekaligus pemimpin organisasi profesi guru. Pertemuan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami arti integritas, pentingnya keimanan, serta tanggung jawab generasi muda dalam mempersiapkan masa depan.

    Panglima merupakan putra dari Fitrah Cyntha Dirna, S.Pd., M.Pd., Ketua Daerah IGI Kabupaten Ogan Ilir. Kehadirannya dalam kegiatan ini mempertemukan semangat pembelajaran santri dengan pengalaman seorang tokoh pendidikan dari Sumatera Selatan.

    Melalui program ICBS Fellowship Leaders Dialogue, santri didorong untuk belajar dari beragam figur inspiratif, mengembangkan keberanian berkomunikasi, memperluas cara pandang, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.
    Dialog ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, melainkan juga tentang membangun karakter dan menyiapkan generasi yang mampu menggunakan ilmunya untuk kebaikan.

    Dari Sumatera Selatan, inspirasi pendidikan mengalir kepada generasi muda—meneguhkan keyakinan bahwa kecerdasan, keimanan, dan integritas merupakan bekal penting untuk melangkah menuju masa depan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e