Kab. Kapuas Hulu __ Hasil komunikasi secara insidentil dengan sumber terpercaya, terkuak, dibalik operasi tambang emas liar, terdapat seorang Pegawai Kantor Camat, Bu Minah yang ikut bermain cantik dalam praktek maling emas di pelosok Dusun Kabupaten Kapuas Hulu.
Menurutnya, nama Bu Minah tidak terlalu asing bagi masyarakat disini. Ia bukan cuma PNS tetapi juga berprofesi sebagai pengepul PETI, pemilik 7 alat berat, penampung minyak subsidi serta pengurus uang keamanan.
" Eksavator milk Bu Minah diantaranya, 3.Unit Hitaci, 2 Unit Sany, 1 Unit SCMG dan1 Unit lagi Zomlion. Disini ada 3 orang yang diberi kepercayaan sebagai panita pengambilan setoran bulanan, yaitu Bu Minah, Dedi serta Anjang Man, dengan patokan harga PC perjamnya Rp. 1,6 juta rupiah.
" Gilanya Lagi, Bu Minah diketahui pengepul emas terbesar, 70 persen, didaerah empadik maupun Beringin. ASN ini masuk pakai nama Koperasi Beringin dan diduga selalu kordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Semangut, " terangnya.
Ketika disini terjadi kelangkaan BBM, Kata sumber, Bu Minah sedikit pun tidak merasa kekurangan. Malah dia menyuplai ke pekerja dgn harga Rp. 7 juta/drum. Pegawai Kantor Camat ini dulu pernah ditangkap Polda Kalbar dengan BB 1 Kg emas. Namun berkat ilmu sorong kiri kanan, akhirnya kasus tersebut senyap.
Sumber tadi meminta agar Mabes Polri dan TNI turun tangan mengungkap fakta dibalik retorika, mengingat status pelaku PNS, kebal hukum, kuat duit, bikin nama koperasi jelek dan dermawan terhadap petugas.(007/D Arifin)
.png)

.png)

