![]() |
| Foto perdamaian |
MEDAN (SUMUT) Ungkapfakta.info.
Perkara yang sempat dilaporkan kini berakhir damai secara kekeluargaan. Kesepakatan perdamaian tercapai setelah pihak terlapor datang dari Perawang, Riau, ke Medan untuk meminta maaf secara langsung kepada korban beserta keluarga.
Eman Jaya Lase selaku pihak terlapor telah mengakui seluruh kesalahannya dan memohon maaf dengan tulus. Perdamaian berlangsung tanpa unsur paksaan sama sekali. Dalam kesepakatan tersebut, pelaku telah:
Meminta maaf secara langsung kepada korban dan keluarga
Mengklarifikasi perbuatannya di hadapan keluarga korban
Membuat video permohonan maaf secara terbuka atas kemauan sendiri — bukan paksaan
Berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, dan jika terulang, sepakat akan diselesaikan melalui jalur hukum
Dalam video yang dibuatnya, Eman Jaya Lase juga menyampaikan pesan kepada masyarakat luas agar tidak meniru perbuatannya. Ia mengakui segala kekhilafannya dan memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan.
Disaksikan Tokoh Masyarakat dan Saksi-Saksi
Perdamaian ini disaksikan oleh beberapa tokoh masyarakat yang hadir dan turut memberikan nasihat agar perbuatan serupa tidak terulang di kemudian hari. Saksi-saksi yang hadir juga turut membubuhkan tanda tangan pada surat perjanjian perdamaian tersebut sebagai bentuk keabsahan dan kesungguhan kedua belah pihak.
Dalam surat perjanjian perdamaian yang disepakati kedua belah pihak, tertuang kesepakatan bahwa:
Laporan di Polda Sumatera Utara akan segera dicabut
Laporan di Polda Riau yang dilaporkan beberapa minggu lalu juga akan segera dicabut
Eman Jaya Lase menyampaikan rasa syukurnya karena telah dimaafkan oleh pihak korban. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan ini dengan kedamaian dan saling memaafkan. Semoga langkah ini membawa kebaikan bagi semua pihak dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
(Team)
.png)

.png)