![]() |
| Foto: banjir di jln desa Randudongkal |
PEMALANG. πΆπ―π¨π¬π’π±π§π’π¬π΅π’.πͺπ―π§π°
-Curah hujan yang cukup tinggi pada jum'at 16/01/2026 dari siang hingga malam mengakibatkan saluran drainase dan anak sungai di desa Randudongkal meluap hingga menggenangi pemukiman warga. Drainase yang kurang efektif menyebabkan banjir, kerusakan infrastruktur (jalan, pondasi bangunan), penyebaran penyakit (karena genangan air), pencemaran lingkungan, dan penurunan nilai properti penyebabnya sering kali penyumbatan sampah, kapasitas saluran tidak memadai, kurangnya pemeliharaan, dan pembangunan yang tidak terkoordinasi, solusinya meliputi edukasi masyarakat, pembersihan rutin, peningkatan desain drainase, dan koordinasi antar-pihak.
Dikarenakan banyak material yang terbawa air di tengah jalan warga dan para relawan bergotong royong untuk membantu penertiban jalan agar tidak terjadi hal yang di inginkan. Relawan dan warga juga saling membantu evakuasi warga yang terdampak banjir
Warga menuturkan curah hujan yang cukup tinggi dengan durasi lama mengakibatkan air di drainase meluap hingga ke jalan pemukiman.
"Hujan dari siang sampai sore bahkan malam sehingga selokan menjadi penuh dan meluap , jadi menggenangi jalan dan beberapa rumah warga" Ujar salah satu warga Rt 58.
![]() |
| Foto:sejumlah warga rt 58 terdampak banjir |
Warga tersebut juga menyayangkan pemerintah desa yang kurang memperhatikan saluran drainase dan sungai kecil di desa Randudongkal yang kurang efektif.
"Harusnya di musim penghujan seperti ini pemerintah desa sigap untuk menyisir selokan yang tersumbat agar lancar" Tambahnya.
Ini menjadi poin penting untuk pemdes setempat agar berbenah, apa penyebab hingga banjir di Randudongkal terjadi. Berdasarkan pengamatan dan informasi warga sekitar baru tahun ini yang terparah.
Edukasi dan kesadaran publik memainkan peran penting dalam menjaga sistem drainase. Edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase dan menghindari pembuangan sampah sembarangan dapat mengurangi risiko penyumbatan dan kerusakan.
Sementara itu, program kesadaran publik yang melibatkan kampanye informasi dan pelatihan dapat membantu masyarakat memahami tanggung jawab mereka dan cara berpartisipasi dalam pemeliharaan sistem drainase. Dengan menerapkan cara tersebut, diharapkan masyarakat dari berbagai lapisan bisa menerapkan program dimulai dari diri mereka sendiri.
** Anggit K
.png)


.png)
