• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    iklan

    iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kepala SMP Negeri 1 Majene:SMPN 1 Majene Perkuat Pembelajaran, Digitalisasi, dan Kompetensi Guru

    Kamis, 15 Januari 2026, Januari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-15T01:29:47Z
    masukkan script iklan disini



    Kepala SMP Negeri 1 Majene:
    SMPN 1 Majene Perkuat Pembelajaran, Digitalisasi, dan Kompetensi Guru

    Majene- fakta 62– SMP Negeri 1 Majene terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui perencanaan yang matang, penguatan program unggulan, serta peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidik.
    Kepala SMP Negeri 1 Majene, Asriadi Ali, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa seluruh program sekolah telah direncanakan sejak awal tahun, termasuk pemberdayaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengembangan potensi siswa.

    “Semua hasil yang kami rencanakan itu sudah disusun di awal. Program unggulan selalu kami arahkan pada kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, seni, dan kegiatan keagamaan. Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025 prestasi siswa cukup bagus dan ke depan akan terus kami tingkatkan,” ujar Asriadi, saat ditemui di SMPN 1 Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene
    Sulawesi Barat.

    Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pihak sekolah secara konsisten melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru dan ustaz. Setiap tahun, pelatihan dilaksanakan dua kali untuk guru dan satu kali khusus bagi ustaz.
    “Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dan ustaz agar pembelajaran di kelas semakin berkualitas. Pelatihan tidak hanya menyasar guru, tetapi juga tenaga pendidik keagamaan,” jelasnya.

    Terkait perencanaan anggaran, Asriadi menuturkan bahwa sekolah masih menunggu pencairan Dana BOS. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan pos anggaran khusus untuk peningkatan kompetensi tenaga pendidik pada tahun anggaran 2026.
    Selain itu, SMPN 1 Majene juga telah menerapkan digitalisasi sekolah, termasuk sistem absensi siswa berbasis digital. Setiap siswa dibekali kartu dengan barcode yang digunakan saat masuk sekolah, dan hasil absensi tersebut langsung terhubung dengan orang tua.

    “Jika siswa terlambat atau tidak hadir, orang tua bisa langsung mengetahui. Sistem ini sebenarnya sudah kami terapkan sebelumnya dan kembali dioptimalkan pada tahun 2026,” ungkapnya.Menanggapi kebijakan pemerintah terkait pembelajaran mendalam, Asriadi menyampaikan bahwa SMPN 1 Majene telah lebih dulu mempersiapkan guru melalui pelatihan khusus sejak dua tahun terakhir.

    “Kami tidak ingin guru hanya tahu istilah pembelajaran mendalam tanpa memahami praktiknya. Karena itu, kami menghadirkan fasilitator yang kompeten agar guru benar-benar memahami dan mampu menerapkannya,” tegasnya.
    Saat ini, SMP Negeri 1 Majene memiliki sekitar 36 guru dengan jumlah siswa mencapai 500 orang. Asriadi berharap, dengan berbagai program yang dijalankan, kualitas pendidikan di SMPN 1 Majene terus meningkat dan mampu mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.

    Reporter",(Kul indah)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e