• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Aparat Enggan, Bos PETI Melawi Aman. PR Bagi Polda Kalbar

    Rabu, 18 Februari 2026, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T08:12:54Z
    masukkan script iklan disini




    Kalbar, Melawi : Bukan cuma dikota, dipelosok Melawi maupun beberapa Kabupaten lainnya, nama H Awang tidak terlalu asing bagi masyarakat setempat. Bahkan dilingkaran para pemain emas dan BBM, ia juga populer layaknya tauke PETI papan atas. 


    "  H Awang itu bisa disebut operator dibalik bisnis tambang emas liar dan pemasok BBM subsidi yang terkenal licin dan sangat dermawan kepada semua petugas. Makanya hukum sulit menjangkau dia, " terang warga Melawi yang tahu betul dengan debutnya. 


    Mayoritas operasi tambang emas ilegal disini, kata warga lainnya, termasuk penyuplai BBM subsidi milik rakyat miskin dilokasi terpencil, pengendalinya ya beliau. Jenis razia apapun yang digelar Polda Kalbar tidak pernah mempan. 


    " Setahu saya, pengiriman BBM subsidi ke TKP tambang emas liar menggunakan motor klotok pada malam hari. Muatannya gila-gilaan, mencapai puluhan drum. Dapat dari SPBU mana, kita juga bingung, " terang pemilik warung ketengan


    Iya juga heran, beliau itu kok kebal hukum. Polisi manapun tidak mampu menjerat dia. Memang sih, kita butuh pendapatan yang cepat, gede dan gampang, tetapi kan ada aturan main yang harus dipenuhi. Apalagi Petugas, tentu sumpah jabatan, menjadi tuntutan kerja.


    Kalau sampai Intruksi Kapolda terkait pemberantasan PETI tidak dianggap sama sekali, itu sudah sangat keterlaluan. Berarti disini dugaan upeti yang diberikan H Awang buat mereka yang merasa terima, cukup menjanjikan, bisa beli tanah dan mobil baru. 


    Pemerhati lingkungan sependapat dengan 2 pandangan diatas. Artinya, keberadaan APH bukan sesuatu halangan untuk tetap melakukan operasi ilegal. Selagi didaerah tersebut penuh dengan hasil alam, demi keuntungan pribadi maupun pemasukan kolektif, lewat cara yang merusakpun bisa kita lakukan. 


    " ketika jatah berada di posisi utama, tidak ada lagi kendala yang serius untuk tetap melaksanakan operasi pembantaian lingkungan. Siapa harapkan kita jika pelaku memiliki beck kiri kanan yang sangat terkoodinir dan kuat.


    " Jangankan Polda Kalbar, mungkin TIM Mabes Polri pun sulit untuk menangkap Bos PETI. Kalaupun ada, paling para pekerja jadi tumbal. Ini yang menjadi rasa kekuatiran kami terhadap supremasi hukum, " tegasnya sambil meminta agar TNI juga ikut membantu menyelamatkan keuangan negara.( 007/ D.Arifin )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e