UNGKAP FAKTA – (09/02/2026) Wajah kawasan Citeureup, khususnya Pasar Rakyat Citeureup II, dipastikan akan segera berubah total. Rencana revitalisasi besar-besaran kini tengah dimatangkan oleh Pemerintah Daerah melalui Perumda Pasar Tohaga. Namun, di balik rencana pembangunan tersebut, sempat muncul dinamika hangat antara pengelola dan para pedagang.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menggelar sosialisasi intensif untuk menyelaraskan pandangan dengan para pedagang. Menurutnya, dinamika yang terjadi justru menjadi "khazanah" penting untuk menampung aspirasi nyata dari lapangan.
"Hari ini kita sosialisasi kepada pedagang terkait rencana revitalisasi. Ada dinamika, itu biasa, supaya memperkaya rencana kita. Yang terpenting spiritnya adalah pedagang paham program pemerintah dalam penataan kawasan pasar Citeureup 2," ujar Haris dalam wawancara di lokasi.
Persoalan utama yang sempat menjadi perdebatan adalah terkait perpanjangan kontrak selama 7 tahun yang seharusnya berakhir pada 2032. Haris memaparkan bahwa pihaknya menawarkan 2 opsi kepada pedagang agar proses revitalisasi berjalan tanpa merugikan pihak manapun.
Menariknya, dari tiga pilihan yang disodorkan terrmasuk opsi kenaikan konsesi dan skema DP (Down Payment), para pedagang justru lebih condong pada opsi ketiga yang merupakan usulan asli dari mereka sendiri.
Opsi 1: Penyesuaian konsesi tambahan 7 tahun.
Opsi 2: Skema pembayaran melalui uang muka atau DP.
Opsi 3: Pengembalian apa yang sudah disetorkan pedagang terkait perpanjangan 7 tahun sebelumnya untuk dialokasikan ke program baru.
"Kelihatannya mereka sepakat dengan opsi ketiga, yang memang diusulkan langsung oleh pedagang sendiri," tambah Haris.
Revitalisasi ini bukan sekadar mengejar tampilan fisik yang "enak dipandang mata". Haris menegaskan visi besarnya adalah menjadikan Citeureup sebagai sentra ekonomi yang bertumbuh pesat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan pedagang dapat bersinergi karena pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian dalam menata kawasan tersebut.
Dengan adanya kesepakatan ini, harapan agar Pasar Citeureup II menjadi pusat ekonomi modern yang nyaman bagi penjual maupun pembeli tampaknya akan segera menjadi kenyataan.
.png)

.png)
