• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Pusat Kota Pemalang Tergenang Banjir Dan Mengakibatkan Kelumpuhan Di Beberapa Jalan Protokol.

    Minggu, 01 Februari 2026, Februari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-01T02:26:59Z
    masukkan script iklan disini



     

    Foto:kondisi banjir di jalan protokol Kota Pemalang


    PEMALANG. ungkapfakta.info

    Hujan ekstrem disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang sejak Sabtu (31/1/2026) malam hingga Minggu (1/2/2026) dini hari, menyisakan duka bagi warga perkotaan. Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan Sungai Srengseng, mengakibatkan sejumlah kelurahan di pusat kota terendam banjir dan memutus urat nadi transportasi utama.


    ​Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah terdampak paling parah meliputi Kelurahan Mulyoharjo, Kebondalem, Sugihwaras, hingga kawasan pesisir di Kelurahan Widuri. Air mulai merangsek naik ke permukiman dan jalan raya pada Sabtu petang, seiring dengan debit air sungai yang melampaui ambang batas normal.


    ​Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan memprihatinkan di ruas-ruas jalan protokol. Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, hingga Jalan R.E. Martadinata berubah layaknya sungai cokelat dengan arus yang cukup deras. Di Jalan Jenderal Sudirman, yang merupakan pusat ekonomi daerah, genangan air mencapai ketinggian yang memaksa para pengendara roda dua menepi atau nekat menerjang hingga berujung mogok.


    ​Sejumlah rekaman video dan foto warga yang viral di media sosial memperlihatkan situasi dramatis para pengguna jalan yang terjebak di tengah kepungan air. Aktivitas ekonomi di jantung kota Pemalang pun lumpuh total hingga Minggu dini hari.


    Tampak warga yang terjebak di wilayah tersebut dengan susah payah mendorong kendaraan roda dua dengan susah payah.

    Foto:seorang warga mendorong motor sat terjebak bnajir


    ​Merespons situasi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang bergerak cepat. Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, terjun langsung menyusuri lokasi bencana sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Dengan mengenakan perlengkapan darurat, Bupati memantau titik-titik evakuasi serta memastikan bantuan teknis bagi warga yang kendaraannya terjebak banjir.​”Kami berkeliling sejak dini hari tadi untuk memastikan keselamatan warga. Fokus utama adalah mengamankan masyarakat yang terjebak luapan Sungai Srengseng dan membantu evakuasi kendaraan yang mogok di jalur utama,” tegas Anom Widyantoro di sela peninjauannya.


    ​Bupati juga mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Ia menekankan bahwa prioritas tertinggi saat ini adalah meminimalisasi risiko korban jiwa dan kerugian harta benda lebih lanjut.


    ​Hingga laporan ini diturunkan pada Minggu pagi, genangan air di sejumlah jalan protokol mulai berangsur surut, namun beberapa kawasan permukiman rendah di Kelurahan Sugihwaras dan Widuri dilaporkan masih terendam. Relawan BPBD, aparat TNI/Polri, serta tim gabungan terus bersiaga melakukan pembersihan drainase yang tersumbat sampah dan mengatur lalu lintas di titik rawan.


    ​Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi tata kota Pemalang. Evaluasi menyeluruh terhadap kapasitas daya tampung Sungai Srengseng serta modernisasi sistem drainase perkotaan kini menjadi agenda mendesak yang harus segera diselesaikan pemerintah daerah agar bencana serupa tidak kembali menghantui warga setiap musim penghujan tiba.( Joko Longkeyang).


     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e