Pontianak: Masyarakat menuding tanah lapang berpagar seng merah manggis di Komplek Purnajaya 1 Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara, diduga tempat menimbun Bahan Bakar Minyak subsidi ilegal.
Warga Jalan Kebangkitan Nasional Kelurahan Batu Layang Pontianak Utara mengakui sering melihat kendaraan pick up mengangkut dan membongkar BBM jenis solar secara berulang dilokasi tersebut.
Mereka, katanya, mendapatkan minyak dari gudang resmi di jalan Pal 4 Kelurahan Batu Layang Pontianak Utara sebanyak 3 Ton. Malam harinya BBM liar tersebut dibawa keluar komplek dengan armada yang lebih besar.
" Lokasi yang mirip gudang itu cuma dipakai sebagai tempat persinggahan untuk melakukan proses penyalinan. Nah ketika BBM ilegal itu sudah terkumpul banyak, baru dipindah ke kendaraan yang lebih gede dan langsung bergerak cepat menuju luar kota.
" Pemilik, inisialnya KO, tinggal di Komplek Purnajaya 1. Usaha gelapnya ini di beck up oleh Aparat. Dia juga pernah bermain pupuk ilegal dilokasi yang sama, " ungkapnya.
Keinginan kami, lanjutnya, Polda Kalbar tidak diam, selidiki aktivitas liar diatas dan tangkap pelaku maupun orang dibelakang layar yang terbukti sengaja ikut bermain, membantu serta melindungi praktek penyimpangan distribusi minyak subsidi ini demi kepentingan pribadi.
Ia juga meminta agar gudang resmi di Jalan Pal 4 Kelurahan Batu layang segera diperiksa, mengingat sumber minyak mereka berasal dari beli disitu. " Gudang itu wajib diperiksa, karna sudah berkolaborasi dengan pelaku, " desaknya.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
