Sambutan Wakil Bupati Buol
Sulawesi Tengah. Ungkapfakta
Wakil Bupati Buol, Sulawesi Tengah, secara resmi membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026, Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027.yang dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan usulan dan aspirasi masyarakat.
Kegiatan Forum Perangkat Daerah ini diikuti oleh DPRD, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, camat, serta tokohmasyarakat. Dalam forum tersebut, masing-masing perangkat daerah memaparkan rencana program kerja tahun 2027 sekaligus menerima masukan dari berbagai pihak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, menekankan bahwa forum ini merupakan mekanisme perencanaan tahunan yang vital untuk mengakomodir kepentingan masyarakat. Beliau menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan usulan hasil Musrenbang tingkat desa dan kecamatan ke dalam Rencana Kerja (Renja) OPD.
"Forum ini bertujuan menyepakati usulan-usulan yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk menjadi program prioritas, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah," ujar Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga memaparkan data makro pembangunan Kabupaten Buol selama dua tahun terakhir (2024–2025) yang menunjukkan tren positif:
Pertumbuhan Ekonomi: Meningkat dari 3,11% di tahun 2024 menjadi 3,46% di tahun 2025.Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Berhasil ditekan dari 3,13% menjadi 3,11%.
Angka Kemiskinan: Mengalami penurunan signifikan dari 13,08% (peringkat 8 se-Sulawesi Tengah) menjadi 12,48% (naik ke peringkat 7).indeks Pembangunan Manusia (IPM): Terus merangkak naik dari 70,89 menjadi 71,47, yang mencerminkan perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Meski banyak indikator menunjukkan keberhasilan, Wakil Bupati memberikan catatan khusus pada Gini Ratio yang mengalami kenaikan dari 0,266 menjadi 0,288. Beliau meminta agar program pembangunan ke depan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus mampu mengurangi kesenjangan agar hasil pembangunan dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di akhir arahannya, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan bahwa perencanaan tahun 2027 harus mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 59 Tahun 2021. Hal ini mencakup urusan pemerintahan wajib seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, dan perluasan akses pendidikan.
"Dengan sinergi, kolaborasi, dan komitmen kita bersama, saya optimis berbagai target pembangunan daerah dapat kita capai secara bertahap dan berkelanjutan," pungkasnya sebelumnya secara resmi membuka forum tersebut
Melalui forum ini, diharapkan tercipta perencanaan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Buol secara berkelanjutan. Rl
.png)

.png)
